Justitia Training Center bekerja sama dengan PRIVASIMU menyelenggarakan Refreshment dan Uji Sertifikasi Pejabat/Pengelola Pelindungan Data Pribadi (PPDP) bagi PT Patra Jasa pada 10–11 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut diikuti oleh delapan peserta dari lingkungan PT Patra Jasa Group sebagai bagian dari upaya memperkuat kompetensi sumber daya manusia dalam pengelolaan dan pelindungan data pribadi.
Pelatihan dan sertifikasi ini diselenggarakan untuk meningkatkan pemahaman peserta terhadap perkembangan regulasi, kebijakan, serta praktik pelindungan data pribadi yang terus berkembang di tengah transformasi digital yang semakin masif. Selain mengikuti sesi refreshment, peserta juga menjalani uji kompetensi yang telah dilisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Presiden Direktur Justitia Training Center, Andriansyah Tiawarman K., mengatakan pelindungan data pribadi saat ini telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tata kelola organisasi di berbagai sektor.
“Pelindungan data pribadi telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tata kelola organisasi. Berbagai perkembangan regulasi, kebijakan, dan praktik pelindungan data menuntut setiap organisasi untuk terus menyesuaikan diri agar mampu memenuhi kewajiban hukum sekaligus menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.
Andriansyah mengungkapkan bahwa pelatihan dan sertifikasi serupa sebelumnya juga telah diselenggarakan bersama Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bahkan diikuti oleh para direktur dan deputi direktur OJK. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa kompetensi di bidang pelindungan data pribadi kini menjadi kebutuhan penting di berbagai sektor.
Ia menambahkan, sertifikasi kompetensi tidak hanya berfungsi untuk menguji kemampuan peserta, tetapi juga memberikan pengakuan resmi atas kompetensi yang dimiliki seseorang.
“Kalau Bapak-Ibu nanti sudah kompeten, artinya Bapak-Ibu telah diakui oleh negara sebagai pengelola pelindungan data pribadi. Sertifikasi tidak hanya menjadi bukti pemenuhan standar kompetensi tertentu, tetapi juga menunjukkan kesiapan individu dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab yang berkaitan dengan pelindungan data pribadi,” katanya.
Menurut Andriansyah, melalui sesi refreshment peserta diharapkan dapat memperbarui pengetahuan, memahami perkembangan terkini, serta mendiskusikan berbagai isu yang menjadi perhatian dalam implementasi pelindungan data pribadi di lingkungan kerja masing-masing.
Sementara itu, Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PT Patra Jasa, M. Indharto Rusman, menegaskan bahwa data telah menjadi aset strategis perusahaan sehingga pelindungan data pribadi tidak lagi sekadar memenuhi kewajiban regulasi.
“Di era digital seperti saat ini, data merupakan aset penting bagi perusahaan. Karena itu, pelindungan data pribadi tidak hanya menjadi kewajiban kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga bagian dari upaya menjaga kepercayaan pelanggan, mitra bisnis, dan pemangku kepentingan,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa meningkatnya pemanfaatan teknologi dalam proses bisnis turut meningkatkan risiko keamanan siber dan ancaman terhadap pengelolaan data. Karena itu, perusahaan perlu memastikan pengelolaan data dilakukan secara bertanggung jawab dan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Seiring meningkatnya pemanfaatan teknologi dalam proses bisnis, risiko terhadap keamanan dan pengelolaan data juga semakin tinggi. Kondisi ini menuntut perusahaan untuk memastikan pengelolaan data dilakukan secara bertanggung jawab dan sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.
Indharto menilai pejabat pengelola pelindungan data pribadi memiliki peran strategis dalam membangun tata kelola perusahaan yang baik, mengidentifikasi potensi risiko, serta memastikan kepatuhan terhadap regulasi pelindungan data pribadi.
Ia berharap kegiatan yang digelar bersama Justitia Training Center dan PRIVASIMU tersebut dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kompetensi sekaligus berbagi praktik terbaik dalam penerapan pelindungan data pribadi di lingkungan PT Patra Jasa Group.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu memperkuat pemahaman mengenai tata kelola pelindungan data pribadi, meningkatkan kompetensi dalam menjalankan fungsi pengelolaan data, serta mendukung terwujudnya tata kelola perusahaan yang baik dan keberlanjutan bisnis di tengah perkembangan teknologi digital yang terus berkembang.
































