Bank NTB Syariah Buka Seleksi 12 Posisi Strategis, Ini Jadwal dan Prosesnya

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi membuka seleksi terbuka untuk jajaran pengurus Bank NTB Syariah. Seleksi ini diumumkan langsung oleh Gubernur NTB, H. Lalu Muhamad Iqbal, selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP) Bank NTB Syariah.

Dalam proses seleksi ini, Bank NTB Syariah membuka kesempatan untuk 12 posisi strategis, yang meliputi:

  1. 5 Jabatan Direksi
  2. 5 Jabatan Komisaris
  3. 2 Anggota Dewan Pengawas Syariah (DPS)

Ketua Tim Panitia Seleksi (Pansel), H. Wirajaya Kusuma, menegaskan bahwa proses rekrutmen akan dilakukan secara transparan dan melibatkan lembaga profesional, yaitu Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI).

“Seleksi ini terbuka bagi para profesional, baik dari kalangan bankir, akademisi, maupun praktisi keuangan dari luar daerah. Kita gandeng LPPI dan head hunter untuk menjaring SDM potensial yang benar-benar kompeten,” ujar Wirajaya, Senin, 21 April 2025.

Jadwal dan Proses Seleksi

Proses seleksi akan berlangsung sepanjang Mei 2025, dengan beberapa tahapan penting, antara lain:

  1. Pengumuman & Pendaftaran: Mulai 23 April 2025

  2. Asesmen Kandidat: Dilakukan oleh LPPI

  3. Deep Interview: Untuk kandidat yang lolos seleksi awal

  4. Penyerahan Hasil Seleksi ke Gubernur: 21 Mei 2025

  5. Fit and Proper Test oleh OJK: Setelah hasil seleksi diserahkan

  6. Penetapan Pengurus Baru: Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Juni 2025

Proses seleksi ini menjadi perhatian publik karena isu meritokrasi dan transparansi. Munculnya rumor mengenai adanya “titipan” calon, khususnya untuk posisi komisaris, memicu pertanyaan dari berbagai pihak.

Menanggapi hal tersebut, Wirajaya menegaskan bahwa seluruh proses akan berjalan sesuai regulasi dan kebutuhan strategis bank. Ia juga mengklarifikasi bahwa terdapat satu calon non-independen yang berasal dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN), sesuai ketentuan Kemendagri.

“Pak Gubernur sangat terbuka dan tegas soal ini,” kata Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi NTB ini.

Dengan melibatkan lembaga profesional seperti LPPI dan proses seleksi yang ketat, Bank NTB Syariah berharap mampu mendapatkan jajaran pengurus yang kompeten, guna memperkuat kinerja dan tata kelola perbankan syariah di NTB.

Targetnya, tim pansel akan menyerahkan hasil seleksi ke Gubernur NTB tanggal 21 Mei 2025. Kemudian, ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).

“Kalau sesuai jadwal, tanggal 23 April tim sudah mulai bekerja di lapangan. Kami harap pengurus baru sudah bisa ditetapkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Juni 2025,” pungkas Wirajaya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img