InfoEkonomi.ID – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) menargetkan sektor pembiayaan baru mampu tumbuh sekitar 10-15% dengan mempertimbangkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih cukup kuat sekitar 5% YoY.
Direktur Utama Adira Finance Dewa Made Susila Made menyatakan Adira Finance telah menerapkan beberapa strategi untuk dapat mendorong pembiayaan baru perusahaan, termasuk pembiayaan multiguna.
Seperti memperkuat dan meraih pangsa pasar di bisnis otomotif melalui diversifikasi produk dan menyediakan berbagai program penjualan yang menarik bagi konsumen.
Made juga menerangkan, Adira Finance pihaknya akan terus memperkuat dan meraih pangsa pasar di bisnis otomotif dan memperluas jaringan ke bisnis non-otomotif, termasuk dana tunai.
“Salah satu strateginya, dengan terus melakukan diversifikasi produk yang ditawarkan untuk mendukung pertumbuhan bisnis seperti produk multiguna, durables, dan lainnya,” ujarnya yang dilansir dari portalmedia.id.
Made mengatakan perluasan bisnis tersebut menjadi bentuk komitmen perusahaan untuk selalu memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen.
Selain itu, Made menyebut pihaknya akan memperluas jaringan ke bisnis non-otomotif serta terus mengembangkan digitalisasi.
“Kami juga akan melanjutkan fokus terhadap customer centric dengan meningkatkan pelayanan, menawarkan produk yang beragam, dan memberikan program loyalty konsumen,” kata Made.
Made menambahkan hingga November 2023, pembiayaan multiguna Adira Finance telah mencapai sebesar Rp 6,5 triliun.
































