Memasuki pekan ketiga Mei 2026, produk deposito perbankan masih menjadi pilihan investasi yang diminati masyarakat, khususnya bagi nasabah yang mengutamakan keamanan dana serta kepastian imbal hasil di tengah dinamika ekonomi global.
Berdasarkan pemantauan hingga Senin (18/5/2026), tiga bank BUMN besar yakni Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia, dan Bank Mandiri masih mempertahankan tingkat suku bunga deposito tanpa perubahan signifikan dibandingkan awal bulan.
Kondisi tersebut sejalan dengan keputusan Bank Indonesia yang masih menahan BI-Rate di level 4,75%, sehingga likuiditas sektor perbankan relatif tetap stabil. Selain itu, deposito juga tetap menjadi instrumen investasi yang tergolong aman karena dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dengan tingkat bunga penjaminan saat ini sebesar 3,50%.
Deposito BRI Tawarkan Bunga Hingga 3,50%
Bank Rakyat Indonesia menyediakan layanan pembukaan deposito mulai dari Rp1 juta melalui internet banking dan Rp10 juta melalui kantor cabang.
Untuk periode Mei 2026, BRI menawarkan suku bunga deposito tenor 1 bulan di kisaran 3,25% hingga 3,35%, tergantung nominal simpanan nasabah.
Sementara itu, bunga tertinggi ditawarkan pada tenor 3 bulan yang mencapai 3,50%. Adapun untuk tenor 6, 12, 24, hingga 36 bulan, BRI menetapkan suku bunga stabil di level 3,00%.
Deposito BNI Stabil di Kisaran 2,25%–2,75%
Bank Negara Indonesia menetapkan setoran awal deposito mulai Rp5 juta dengan skema bunga yang relatif seragam untuk seluruh kategori nominal.
Pada Mei 2026, BNI menawarkan bunga deposito tenor 1 bulan sebesar 2,25%. Kemudian naik menjadi 2,50% untuk tenor 3 bulan.
Adapun imbal hasil tertinggi berada pada tenor 6 bulan yang mencapai 2,75%. Sementara untuk tenor 12 dan 24 bulan, BNI menetapkan bunga di level 2,50%.
Deposito Mandiri Fokus pada Stabilitas Imbal Hasil
Bank Mandiri juga masih mempertahankan struktur suku bunga deposito yang stabil. Pembukaan deposito dapat dilakukan mulai Rp1 juta melalui aplikasi Livin’ by Mandiri atau Rp10 juta melalui kantor cabang.
Untuk tenor 1 dan 3 bulan, Mandiri menawarkan bunga deposito sebesar 2,25%. Sedangkan tenor 6, 12, dan 24 bulan berada di level 2,50%.
Deposito Tetap Jadi Pilihan Aman
Di tengah kondisi ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian, deposito perbankan dinilai tetap menjadi instrumen investasi defensif yang menarik, terutama bagi masyarakat yang mengutamakan perlindungan modal dan kepastian pendapatan bunga.
Selain dijamin LPS, deposito juga relatif minim risiko dibandingkan instrumen investasi berbasis pasar seperti saham atau aset kripto.
Sejumlah analis memperkirakan kebijakan suku bunga deposito perbankan masih akan bergerak stabil pada kuartal II/2026 sambil menunggu arah kebijakan moneter Bank Indonesia, perkembangan inflasi, serta kondisi likuiditas industri perbankan nasional.
Cek Artikel & Berita Lainnya di Google News
































