InfoEkonomi.ID – Dalam rangka terus memperluas jaringan bisnisnya, PT Bank Syariah Indonesia (BSI) mengungkapkan akan membidik kembali pasar Timur Tengah untuk pembukaan cabang internasional berikutnya, setelah sebelumnya berhasil membuka cabang di Dubai.
Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Herry Gunardi mengungkapkan pihaknya akan membuka cabang internasional di Arab Saudi.
Herry mengatakan, pembukaan cabang BSI di Arab Saudi sangat potensial mengingat ekosistem Haji-Umrah di Indonesia sangat besar. Ia menyebut, jumlah jemaah haji dalam setahun mencapai 220 ribu orang sedangkan umrah mencapai 1 juta jemaah per tahun.
“Kita ingin mungkin next step itu akan ke Arab Saudi, pengin banget. Karena ekosistem haji-umrah di indonesia besar banget, haji itu setahun mungkin 220 ribu jemaah,” kata Herry saat ditemui di Jakarta Convention Center, Jakarta, Selasa (22/8).
Herry mengungkapkan, BSI telah melayani 85 persen dari total jemaah haji dan umrah asal Indonesia. Dengan jumlah pasar jemaah umrah dan haji yang cukup besar, BSI siap membuka layanan di Arab Saudi.
“Sampai 85 persen itu ekosistem ada di BSI, BSI memang melaksanakan pembayaran terkait dengan LNA dan juga transaksi haji-umrah 80-85 persen itu emang kita, makanya kita pengin ke sana,” tegas Herry.
Herry juga memastikan bahwa pihaknya tengah melakukan proses pendaftaran perusahaan di Arab Saudi untuk memenuhi requirement yang ditetapkan.
“Iya kita siang ini mau kedubes ini, dan verry soon apply Perusahaan itu bagaimana untuk memenuhi requirement yang ditetapkan, karena masing-masing negara itu requirement beda-beda,” ungkap Herry, dilansir dari Kumparan.
































