Brand retail fashion lokal, BAIQMARKET, terus mencatatkan pertumbuhan positif di awal tahun 2026 dengan strategi ekspansi yang tidak hanya agresif secara jumlah, tetapi juga terukur melalui pendekatan konsep dan diferensiasi di setiap store.
Hingga kuartal I 2026, BAIQMARKET telah mengoperasikan lebih dari 8 store aktif di sejumlah kota besar seperti Jakarta, Bandung, Yogya dan Makassar. Jumlah ini meningkat lebih dari 50% secara tahunan (year-on-year), dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di kisaran 4–6 store.
Berbeda dengan model ekspansi retail konvensional, BAIQMARKET mengedepankan strategi store-based concept, di mana setiap store dikembangkan dengan pendekatan yang disesuaikan terhadap karakter pasar lokal, mulai dari kurasi produk, visual merchandising, hingga pengalaman konsumen di dalam store.
Store terbaru yang berlokasi di kawasan Blok M, Jakarta—yang dikenal sebagai pusat gaya hidup anak muda—menjadi salah satu benchmark keberhasilan strategi tersebut. Sejak dibuka, store ini mencatat rata-rata kunjungan harian sebesar 500–700 pengunjung, dengan lonjakan signifikan pada akhir pekan.
CEO BAIQMARKET, Andy Shafik, menyampaikan bahwa pertumbuhan ini merupakan hasil dari strategi brand yang menempatkan pengalaman konsumen sebagai inti bisnis.
“Kami melihat retail hari ini tidak lagi sekadar transaksi. Brand harus mampu menjadi bagian dari gaya hidup dan identitas konsumen. Karena itu, setiap store BAIQMARKET kami desain sebagai ruang experience, bukan hanya tempat berbelanja,” ujar Andy.
Pendekatan experience-driven retail yang diusung BAIQMARKET terbukti mendorong performa bisnis secara signifikan. Sepanjang awal 2026, BAIQMARKET mencatat:
• Peningkatan traffic pengunjung hingga rata-rata 65%
• Kontribusi dominan dari segmen Gen Z dan milenial
• Tingkat repeat customer mencapai sekitar 40%
Hal ini memperkuat positioning BAIQMARKET sebagai brand yang tidak hanya menjual produk, tetapi juga membangun keterikatan emosional dengan konsumennya.
Mengusung konsep “customize happiness”, BAIQMARKET menghadirkan beragam koleksi fashion yang mengikuti tren terkini dengan harga terjangkau. Produk yang ditawarkan mencakup outfit harian, casual hingga semi formal, serta aksesoris yang mendukung gaya personal.
Di sisi lain, pertumbuhan juga didorong oleh strategi digital yang terintegrasi. Interaksi di media sosial BAIQMARKET meningkat hingga 2–3 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, seiring dengan pendekatan pemasaran berbasis konten, komunitas, dan kolaborasi kreatif.
Ke depan, BAIQMARKET menargetkan pembukaan 5 hingga 8 store baru hingga akhir 2026. Ekspansi akan difokuskan pada kota-kota tier 1 dan tier 2 dengan potensi lifestyle market yang kuat, sekaligus memperluas ekosistem brand secara berkelanjutan.
Dengan strategi ekspansi berbasis konsep, diferensiasi store yang jelas, serta integrasi pengalaman offline dan digital, BAIQMARKET optimistis dapat terus memperkuat posisinya sebagai salah satu brand retail fashion lokal yang tumbuh cepat dan relevan di pasar nasional.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News































