CNAF Terbitkan Obligasi dan Sukuk Rp5,1 Triliun, Siap Rilis Tahap Baru 2026

PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) mencatatkan penerbitan obligasi dan sukuk dengan total nominal sebesar Rp 5,1 triliun sejak 2023 hingga Juli 2025. Dari jumlah tersebut, pada tahun ini CNAF menerbitkan obligasi dan sukuk senilai Rp1,6 triliun.

Presiden Direktur CNAF, Ristiawan Suherman, mengungkapkan bahwa pada kuartal III-2025, perusahaan juga telah menerbitkan Sukuk Wakalah Bi Al Istitsmar Berkelanjutan I Tahap III Tahun 2025 senilai Rp 1 triliun. Instrumen tersebut mendapat sambutan positif dari pasar dengan tingkat oversubscribe hingga 5,4 kali.

- Advertisement -

“Hal itu menunjukkan bahwa obligasi/sukuk masih menjadi instrumen investasi yang menarik bagi investor,” ucapnya seperti dilansir dari laman Kontan, Senin (25/8).

Ristiawan menambahkan, CNAF berencana kembali menerbitkan Sukuk Wakalah Bi Al Istitsmar Berkelanjutan I Tahap IV pada 2026 dengan nominal sebesar Rp900 miliar. Penerbitan ini akan tetap menyesuaikan kondisi pasar agar imbal hasil yang ditawarkan tetap kompetitif.

- Advertisement -

Ia juga menyoroti tren penurunan rata-rata kupon obligasi dan sukuk yang diterbitkan CNAF, seiring dengan turunnya suku bunga acuan Bank Indonesia (BI). Meski demikian, tingkat kupon yang ditawarkan disebut masih stabil dan sesuai dengan kondisi pasar.

Lebih lanjut, Ristiawan menjelaskan bahwa pendanaan CNAF saat ini berasal dari berbagai sumber, mulai dari bilateral loan, kerja sama pembiayaan dengan induk usaha Bank CIMB Niaga, hingga penerbitan obligasi dan sukuk.

“Tentunya CNAF akan tetap konsisten menggunakan berbagai macam strategi untuk mengelola sumber pendanaan agar dapat menerapkan suku bunga yang kompetitif kepada nasabah,” ujar Ristiawan.

Sebagai informasi, PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menyampaikan terdapat peningkatan nilai penerbitan surat utang atau obligasi oleh multifinance per Juli 2025. Fixed Income Analyst Pefindo Ahmad Nasrudin mengatakan total nilai penerbitan surat utang oleh 16 multifinance per Juli 2025 mencapai Rp 25,03 triliun hingga Juli 2025.

- Advertisement -

“Nominal tersebut meningkat 38,98%, jika dibandingkan dengan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 18,01 triliun,” ujarnya kepada Kontan, Jumat (22/8).

Berdasarkan mandat pemeringkatan yang diterima Pefindo untuk penerbitan surat utang per Juli 2025, Ahmad mengungkapkan ada delapan multifinance yang berencana menerbitkan surat utang ke depannya dengan total nominal Rp 9,1 triliun.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img