PT Mandiri Utama Finance (MUF) mencatatkan penyaluran pembiayaan sebesar Rp5,93 triliun hingga akhir Maret 2026. Realisasi tersebut tumbuh 3,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, seiring meningkatnya permintaan konsumen di berbagai segmen.
Capaian ini mencerminkan efektivitas strategi perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan kualitas portofolio kredit di tengah dinamika pasar keuangan awal tahun.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama MUF, Dapot Parasian Sinaga, menyampaikan bahwa stabilitas ekonomi nasional serta membaiknya daya beli masyarakat menjadi faktor utama pendorong kinerja perusahaan.
“Kinerja ini mencerminkan tren positif yang didukung oleh meningkatnya permintaan di sejumlah segmen serta kualitas portofolio yang tetap terjaga,” ujar Dapot Parasian Sinaga, Plt Direktur Utama MUF kepada Kontan pada Jumat (10/4/2026).
Ia menambahkan, pasar pembiayaan mulai menunjukkan sinyal pemulihan secara bertahap meskipun masih berlangsung secara selektif. Oleh karena itu, MUF tetap menerapkan prinsip kehati-hatian (prudent) dalam menyalurkan pembiayaan guna memitigasi risiko.
Dalam menjalankan ekspansi bisnis, MUF mengandalkan penguatan sinergi dengan Mandiri Group untuk memperluas jangkauan nasabah yang lebih luas dan berkualitas.
Selain itu, perusahaan juga mulai membidik peluang dari tren kendaraan listrik yang semakin diminati masyarakat. Segmen ini dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung pertumbuhan pembiayaan di masa depan.
Ke depan, MUF akan fokus pada penguatan segmen potensial serta optimalisasi kanal digital guna mempermudah akses layanan bagi masyarakat. Strategi tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan berkelanjutan dengan tetap mengedepankan pengelolaan risiko yang disiplin di setiap lini bisnis.
Cek Artikel & Berita Lainnya di Google News
































