InfoEkonomi.ID – Penjualan kendaraan bermotor di Indonesia menunjukkan sedikit peningkatan pada paruh kedua tahun 2024, tetapi penjualan mobil masih jauh dari target 1,1 juta unit yang ditetapkan untuk akhir tahun. Kementerian Perindustrian melaporkan bahwa selama periode Januari hingga Agustus 2024, terjadi pertumbuhan positif sebesar 2,5 persen.
Melansir katadata.com, Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwang, menyampaikan bahwa penjualan sepeda motor mencapai 4,3 juta unit dengan ekspor mencapai 348 ribu unit. Sementara itu, penjualan mobil tercatat sebesar 560 ribu unit, dengan ekspor 296 ribu unit CBU (Completely Built Up) dan 30 ribu unit CKD (Completely Knocked Down).
Agus menegaskan bahwa meski performa penjualan kendaraan terbilang stabil dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, capaian penjualan mobil masih jauh dari harapan. Pameran otomotif diharapkan dapat menarik minat masyarakat untuk membeli kendaraan bermotor, terutama dengan berbagai program dan promo menarik yang ditawarkan.
“Industri alat angkut Indonesia tetap menunjukkan performa stabil dan berkontribusi penting terhadap pasar domestik maupun internasional,” kata Agus. Ia juga menyebutkan bahwa Indeks Kepercayaan Industri (IKI) pada September 2024 mencapai 52,48 poin, menandakan keyakinan pelaku industri terhadap prospek pertumbuhan sektor industri.
Sementara itu, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) berencana merevisi target penjualan mobil 2024, tetapi saat ini mereka menunggu hasil dari gelaran GIIAS 2024 (Gaikindo Indonesia International Auto Show) yang akan berlangsung di beberapa kota. Pameran ini diharapkan dapat menjadi stimulus untuk peningkatan penjualan.
Lesunya penjualan mobil berdampak pada industri pendukung seperti ban. Afrianti Puspitarini, Head of Marketing Goodyear Indonesia, menyatakan bahwa penurunan produksi mobil baru secara langsung mempengaruhi permintaan ban yang mereka suplai sebagai produsen OEM (Original Equipment Manufacturer).
Dengan berbagai faktor ini, para pelaku industri otomotif berharap bahwa pameran dan promosi yang sedang berlangsung dapat mendorong peningkatan penjualan menjelang akhir tahun.

































