InfoEkonomi.ID – Harga sejumlah bahan pangan di Indonesia mengalami penurunan mayoritas, meskipun beberapa komoditas seperti bawang, telur ayam, dan daging sapi justru mencatatkan kenaikan. Mengacu pada daftar panel harga pangan Badan Pangan Nasional, pada Jumat (4/10) pukul 9.38 WIB, harga bawang merah meningkat 0,82% menjadi Rp28.450 per kg, sementara bawang putih bonggol naik 0,73% menjadi Rp40.050 per kg.
Harga cabai merah keriting juga naik tipis sebesar 0,23% menjadi Rp31.160 per kg, tetapi cabai rawit merah mengalami penurunan 2,12% menjadi Rp43.360 per kg. Telur ayam ras pun tercatat naik 0,88% menjadi Rp28.690 per kg, diikuti dengan daging sapi murni yang naik 0,39% menjadi Rp135.440 per kg.
Di sisi lain, harga jagung peternak masih menunjukkan tren peningkatan, dengan kenaikan 2,31% menjadi Rp6.200 per kg. Ikan kembung mengalami lonjakan harga sebesar 4,14% menjadi Rp38.700 per kg, sedangkan ikan tongkol dan ikan bandeng masing-masing turun menjadi Rp31.420 dan Rp32.340 per kg.
Dalam perkembangan harga beras, beras medium turun 0,37% menjadi Rp13.520 per kg, sementara beras premium mengalami kenaikan sebesar 0,32% menjadi Rp15.550 per kg. Selain itu, harga kedelai biji kering turun 0,65% menjadi Rp10.710 per kg, dan daging ayam ras juga tercatat turun 2,09% menjadi Rp33.740 per kg.
Harga gula konsumsi turun 0,22% menjadi Rp12.880 per kg, serta harga minyak goreng kemasan sederhana dan curah masing-masing turun 0,82% menjadi Rp18.070 per liter dan 0,31% menjadi Rp16.340 per liter. Terakhir, harga tepung terigu baik curah maupun kemasan juga mengalami penurunan, dengan harga tepung terigu curah turun 2,16% menjadi Rp9.970 per kg.
Pergerakan harga ini menunjukkan dinamika pasar yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, dan masyarakat diharapkan tetap memantau perkembangan harga pangan untuk mengatur anggaran belanja sehari-hari.
































