InfoEkonomi.ID – Huawei menyelenggarakan acara TechDay 2024 kedua di Universitas Muhammadiyah Sorong, Papua Barat Daya, pada Kamis (13/6). Acara ini bertujuan untuk mengembangkan talenta digital di wilayah Indonesia Timur sebagai bagian dari upaya mencapai Visi Indonesia Emas 2045.
TechDay adalah inisiatif Huawei untuk memberikan edukasi dan sosialisasi tentang pemanfaatan solusi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di lingkungan perguruan tinggi. Ini merupakan salah satu kontribusi Huawei untuk mencapai Visi Indonesia Emas 2045.
Tahun ini, Huawei Indonesia bekerja sama dengan organisasi Kitong Bisa dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Dengan tema “Pemanfaatan TIK dan Keamanan Siber dalam Mendukung Pengembangan Talenta Digital Menuju Indonesia Emas 2045,” acara ini mengedepankan pentingnya teknologi dan keamanan siber dalam mempersiapkan talenta digital masa depan.
Director of Government Affair Huawei Indonesia, Yenty Joman, menegaskan komitmen Huawei yang disebut Huawei I Do. Komitmen ini, yang dimulai pada tahun 2021 bersama Kantor Staf Presiden, bertujuan untuk menyiapkan 100 ribu talenta digital di Indonesia.
“Kami membawa program TechDay 2024 ini ke Provinsi Papua Barat Daya sebagai upaya pemerataan alih pengetahuan dan mendukung pengembangan ekosistem digital di Kawasan Indonesia Timur. Dengan berinvestasi dalam pengembangan kompetensi dan kapasitas generasi muda, kami yakin program ini akan menjadi investasi yang tak ternilai untuk masa depan Indonesia,” ujar Yenty.
Staf Khusus Presiden Bidang Inovasi, Pendidikan, dan Daerah Terluar, Billy Mambrasar, menyambut baik inisiatif ini. Ia percaya bahwa Huawei TechDay dapat membantu anak-anak muda Papua untuk menguasai teknologi informasi dan keamanan siber, sehingga mereka dapat bersaing di era digitalisasi.
“Kegiatan seperti ini perlu sering diadakan, khususnya di Tanah Papua. Anak-anak Papua memiliki potensi yang sama dengan daerah lain dan bisa menjadi talenta digital yang berkompeten. Dengan bekal ilmu teknologi dan keamanan siber, mereka akan lebih berani bermimpi dan bersaing, baik di tingkat nasional maupun internasional,” kata Billy.
Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia BSSN, Sulistyo, juga mengapresiasi komitmen Huawei dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang cakap digital dan memiliki keterampilan di bidang keamanan siber.
“BSSN bersinergi dengan semua pemangku kepentingan, termasuk Huawei dan civitas akademika, untuk menjaga keamanan dan kedaulatan siber di Indonesia. Kami mendukung penuh kegiatan Huawei TechDay 2024 ini sebagai upaya meningkatkan kapasitas digital dan literasi keamanan siber di wilayah Timur Indonesia,” ujar Sulistyo.
Selain itu, Universitas Muhammadiyah Sorong dan Huawei menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk program transfer pengetahuan, menjembatani kesenjangan antara universitas dan kebutuhan industri, serta berpartisipasi dalam program Huawei ICT Academy.
Pada akhir tahun 2023, Huawei telah berhasil mencetak 102 ribu talenta digital, lebih cepat satu tahun dari target yang ditetapkan. TechDay 2024 sebelumnya juga diselenggarakan di Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, pada Maret, dengan tema “Yuk Bijak Berkomunikasi di Ruang Siber,” menggandeng BSSN.
































