InfoEkonomi.ID – Dalam upaya mendorong peningkatan jumlah investor syariah di Indonesia, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan pembukaan rekening dana nasabah (RDN) secara daring. Peluncuran tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan PT Mandiri Sekuritas (Mansek).
Selain itu, peluncuran RDN syaphiladelphia eagles jersey custom maple leafs jersey nike air force jordan houston texans shoes best wigs adidas yeezy boost 350 turtle dove jordan 4 cheap air max 270 women cheap yeezy shoes custom soccer jerseys philadelphia eagles crocs nfl gear cheap sex toys custom triathlon jersey custom sublimated hockey jerseys riah ini juga diharapkan mampu memperkuas akses masyarakat terhadap pasar modal syariah.
“Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia. Keunggulan ini menjadikan Indonesia memiliki potensi ekonomi syariah sangat besar termasuk juga di perbankan syariah,” kata Direktur Utama BSI Hery Gunardi yang dilansir dari ANTARA.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), jumlah investor pasar modal syariah Indonesia masih kecil, yaitu di bawah 3 persen dari total jumlah investor pasar modal di Indonesia.
Dengan kerja sama ini, nasabah BSI dapat membuka RDN secara daring melalui aplikasi MOST milik Mansek. RDN merupakan rekening yang wajib dimiliki oleh nasabah untuk melakukan transaksi saham.
Hery mengungkapkan BSI memiliki potensi besar untuk menjaring nasabah baru guna merambah pasar modal syariah. Hal ini karena BSI memiliki sekitar 65.000 nasabah prioritas dan 19 juta nasabah biasa, di mana sekitar 30-35 persen di antaranya adalah generasi milenial.
Menurutnya, kerja sama ini dapat mendorong pertumbuhan jumlah investor pasar modal syariah di Indonesia menjadi 1 juta investor pada tahun 2024.
“Kami optimistis kerjasama ini dapat memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan pasar modal syariah di Indonesia,” ujar Hery.
Hery mengatakan BSI akan menerapkan dua strategi untuk meningkatkan kinerja dari kerja sama ini. Strategi pertama adalah strategi internal, yaitu dengan melakukan sosialisasi kepada nasabah BSI.
“Kami akan melakukan sosialisasi kepada nasabah BSI, baik nasabah prioritas maupun nasabah reguler, termasuk juga nasabah yang sudah memiliki BSI mobile,” kata Hery.
Strategi kedua adalah strategi eksternal, yaitu dengan mengundang calon nasabah baru untuk membuka RDN online.
“Kami akan mengundang calon nasabah baru untuk membuka RDN online, sekaligus membuka rekening tabungan biasa di BSI,” ujar Hery.
Dengan demikian ia berharap kerjasama BSI dan Mandiri Sekuritas dapat memperkuat dan memperdalam industri keuangan syariah di Indonesia serta dapat mewujudkan mimpi Indonesia menjadi episentrum keuangan syariah dunia.
































