Green Bond PGE Laris Manis di Pasar Global, Kelebihan Permintaan Hingga 3,3 M USD

InfoEkonomi.ID – PT Geothermal Energy Tbk (PGE) mencatatkan penerbitan obligasi berwawasan hijau atau green bond di pasar global laris manis diminati investor dunia. PGE mencatatkan adanya kelebihan permintaan atau oversubscribed hingga 8,25 kali atau senilai 3,3 miliar USD.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Keuangan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Nelwin Aldriansyah dalam keterangannya, dikutip Selasa (23/5/2023).

- Advertisement -

“Sentimen positif yang kami dapatkan menunjukkan kepercayaan investor terhadap potensi investasi di sektor geothermal pada khususnya dan energi terbarukan (EBT) di Indonesia. Antusiasme yang tinggi ini juga semakin mengukuhkan komitmen kami dalam mengembangkan potensi energi hijau di Indonesia,” kata Nelwin.

Nelwin menambahkan, PGE secara fundamental saat ini sudah memiliki dana yang kuat untuk tahapan awal pengembangan bisnis. Utamanya, dalam hal pencapaian target tambahan kapasitas terpasang sebesar 600 MW dalam 5 tahun ke depan.

- Advertisement -

“Dana green bond ini menjadi stimulus yang akan memperkuat bisnis PGE ke depan,” ujarnya.

Adapun Green Bond PGE berhasil membukukan 400 juta dolar AS pada 27 April 2023. Dana tersebut digunakan perseroan untuk membiayai kembali (refinancing) proyek-proyek pengembangan sumber daya geothermal yang telah dilakukan guna menyediakan akses ke energi bersih dan ramah lingkungan yang andal dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia.

Penggunaan dana untuk refinancing sudah sesuai dengan eligibility criteria yang telah ditetapkan dalam Green Financing Framework PGE. Framework ini sudah selaras dengan Green Bonds Principles 2021, Green Loan Principles 2021, dan ASEAN Green Bonds Standards 2018.

Sumber: inews

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img