InfoEkonomi.ID – PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) berhasil mencatatkan pertumbuhan bisnis yang meningkat pesat selama setahun.
Presiden Komisaris Prudential Syariah, Bambang Brodjonegoro mengatakan peningkatan dari segi bisnis ini diyakini akan terus meningkat. Hal tersebut mempertimbangkan mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam.
“Kami telah mengambil langkah strategis untuk menangkap potensi ini,” kata Bambang saat acara Milad Prudential Syariah yang pertama di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, belum lama ini.
Bambang mengatakan pihaknya berhasil menjadi perusahaan joint venture pertama yang melakukan spin-off pada 2022.
Selain itu, Bambang mengeklaim pihaknya menduduki tingkat pertama perusahaan asuransi jiwa Syariah. Prudential Syariah sukses menyasar market share dana tabarru sebesar 39%, serta market share dari sisi aset sebesar 21%.
“Perusahaan memiliki kondisi keuangan yang sehat dengan angka RBC melebihi ketentuan minimal target yang ditetapkan regulator,” tuturnya.
Di sisi lain, Presiden Direktur Prudential Syariah Omar S. Anwar mengatakan pihaknya telah memberikan perlindungan halal kepada 530 ribu peserta. Prudential Syariah dinilai mampu memberikan produk unggulan sesuai dengan kebutuhan finansial masing-masing peserta.
Adapun beberapa produk yang ditawarkan di antaranya, seperti PRUCinta dan PRUCerah. Selain itu, Omar menyebut pihaknya juga meluncurkan produk terbaru, yaitu PRUSolusi Sehat Plus Pro Syariah, dan PRUSolusi Kondisi Kritis Syariah.
“Kami telah menyediakan produk dengan kontribusi terjangkau mulai dari Rp 8.000 per bulan, melalui PRUTect Care dan dapat diunduh melalui aplikasi Pulse,” tuturnya, dilansir dari JPNN.
































