InfoEkonomi.ID – Sebagai media online yang menyajikan berita-berita ekonomi, keuangan dan bisnis di Indonesia terdepan, InfoEkonomi.ID kembali menunjukkan eksistensinya dengan akan menggelar Info Ekonomi – Financial Forum 2023. Pada acara kali kedua ini, Info Ekonomi – Financial Forum 2023 mengambil tema “Indonesia Financial Industry Outlook 2023”.
CEO InfoEkonomi.ID, Arief Munajad mengatakan, ajang forum kali ini akan membahas mengenai industri keuangan di Indonesia serta harapan dan ekspektasinya ke depan setelah berbagai kasus besar di sektor industri keuangan Indonesia sepanjang enam bulan terakhir ini membuat masyarakat di Indonesia khawatir.
“Ambil contoh, perusahaan asuransi adalah salah satu dari sekian banyak industri yang paling merasakan dampak pandemi Covid-19. Hilangnya pendapatan dari para pemegang polis yang berakibat kesulitan dalam membayar premi mereka, belum lagi adanya miss-management risiko dan produk yang berdampak pada eksistensi perusahaan hingga ke konsumen dan tenaga kerjanya,” papar Arief.
Dirinya mengatakan, tantangan industri keuangan bukan saja di bidang perasuransian. Saat ini tantangan tersebut semakin kompleks bila dihadapkan dengan tuntutan era digital untuk berinovasi, terutama memanfaatkan teknologi informasi menjadi kekuatan ekonomi digital.
“Perusahaan jasa keuangan wajib harus dapat memanfaatkan teknologi digital untuk memperkokoh pondasi corporate brand-nya di ranah digital sehingga mendapatkan potensi pasar besar dan hasil optimal secara efektif dan efisien,” jelas Arief.
Arief juga berharap, dengan penyelenggaraan forum ini akan dapat memberikan wawasan baru agar perusahaan-perusahaan industri keuangan di seluruh Indonesia beserta pelanggannya dapat semakin memahami kondisi kekinian yang ada.
Untuk itu, kegiatan yang akan diselenggarakan secara virtual pada Rabu, 12 April 2023 ini akan menampilkan para pembicara yang akan mengundang perwakilan dari OJK, asosiasi perasuransian dan institusi lain terkait, seperti Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan (LAPS-SJK), di mana Ketua Umumnya, Himawan Subiantoro akan tampil dengan materi bertemakan “Mitigasi Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan di Era Digital”.
Tak hanya itu, Arief menambahkan, sebagai media yang aktif di ranah digital untuk mempublikasikan berbagai kinerja positif di industri keuangan Indonesia, InfoEkonomi.ID dan TRAS N CO Indonesia menggelar 3rd Top Digital Corporate Brand Award 2023 untuk mengapresiasi perusahaan-perusahaan industri keuangan yang telah berhasil membangun corporate brand dan reputasi perusahaan di ranah digital.
Sementara CEO TRAS N CO Indonesia, Tri Raharjo mengatakan, ketatnya kompetisi brand di ranah digital telah menjadi perhatian khusus bagi perusahaan-perusahaan sektor jasa keuangan yang ingin mempertahankan eksistensinya di industrinya. Apalagi saat sekarang sudah banyak perusahaan industri keuangan yang adaptif terhadap transformasi digital serta mampu memanfaatkan teknologi digital dengan berbagai inovasi untuk mengembangkan bisnis dan brand perusahan mereka.
“Hanya perusahaan yang menjalankan strategi digitalisasi yang tepat-lah yang akan unggul dalam memenangkan kompetisi di tengah persaingan gelombang digitalisasi yang semakin sengit ini,” ujar Tri.
Tri menjelaskan bahwa para peraih Top Digital Corporate Brand Award 2022 merupakan perusahaan-perusahaan sektor industri keuangan yang unggul berdasarkan penilaian 3rd Top Digital Corporate Brand Index 2023.
Penilaian telah dilakukan kepada berbagai perusahaan banking, insurance, financing, sharia companies & business units dan fintech lending berdasarkan tiga parameter penilaian digital, yaitu Search Engine Aspect, Social Media Aspect dan Website Aspect.
































