Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami penurunan pada perdagangan Kamis (1/10/2026). Setelah sempat menguat cukup signifikan kemarin, harga emas 24 karat Antam hari ini terkoreksi sebesar Rp 14.000 per gram dan berada di level Rp 2.581.000 per gram.
Berdasarkan data resmi dari situs Logam Mulia, pecahan terkecil ukuran 0,5 gram kini dibanderol Rp 1.340.500. Sementara itu, untuk ukuran popular 10 gram dijual seharga Rp 25.305.000, dan ukuran terbesar 1.000 gram (1 kg) berada di angka Rp 2.521.600.000.
Jika dicermati dalam tren pergerakannya, harga emas Antam selama sepekan terakhir bergerak pada rentang Rp 2.580.000 hingga Rp 2.630.000 per gram. Adapun dalam kurun waktu satu bulan terakhir, pergerakannya terpantau berada di kisaran Rp 2.580.000 hingga Rp 2.670.000 per gram.
Harga Buyback Turun Ikut Melemah
Sejalan dengan harga jual, harga buyback atau harga beli kembali emas Antam juga mengalami penurunan sebesar Rp 14.000. Hari ini, harga buyback bertengger di level Rp 2.391.000 per gram.
Harga buyback merupakan patokan harga yang berlaku jika pemegang emas ingin menjual kembali batangan emas miliknya ke pihak Antam.
Ketentuan Pajak Pembelian Emas Antam
Masyarakat yang hendak bertransaksi emas batangan perlu mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34 Tahun 2017. Pembelian emas batangan akan dikenakan PPh 22 sebesar 0,9%.
Namun, pembeli bisa mendapatkan tarif potongan pajak yang lebih murah, yakni 0,45%, dengan syarat melampirkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) saat proses transaksi.
Rincian Harga Emas Antam Hari Ini (Kamis, 1 Oktober 2026)
Berikut adalah daftar lengkap harga emas batangan Antam mulai dari pecahan 0,5 gram hingga 1.000 gram:
-
0,5 gram: Rp 1.340.500
-
1 gram: Rp 2.581.000
-
2 gram: Rp 5.102.000
-
3 gram: Rp 7.628.000
-
5 gram: Rp 12.680.000
-
10 gram: Rp 25.305.000
-
25 gram: Rp 63.137.000
-
50 gram: Rp 126.195.000
-
100 gram: Rp 252.312.000
-
250 gram: Rp 630.515.000
-
500 gram: Rp 1.260.820.000
-
1.000 gram (1 kg): Rp 2.521.600.000
Tingkatkan exposure dan reputasi brand/perusahaan lewat publikasi media nasional
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News
































