Harga Pangan Nasional Turun: Cabai, Beras, dan Bawang Turut Alami Penurunan Harga

Harga sejumlah komoditas pangan pokok nasional mengalami penurunan pada Jumat pagi (25/7), berdasarkan data terbaru dari Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas). Penurunan harga ini tercatat di berbagai lini, mulai dari cabai, beras, hingga daging dan minyak goreng, yang dapat menjadi angin segar bagi konsumen menjelang akhir bulan.

Salah satu komoditas yang mengalami penurunan cukup signifikan adalah cabai rawit merah, yang kini dibanderol Rp55.936 per kilogram (kg), turun dari harga sebelumnya Rp60.986 per kg. Penurunan juga terjadi pada bawang merah, yang kini dijual seharga Rp46.557 per kg dari sebelumnya Rp48.215 per kg.

- Advertisement -

Komoditas beras juga mengalami penyesuaian harga. Untuk beras premium, harga saat ini tercatat Rp15.993 per kg, turun dari Rp16.148 per kg. Sementara itu, beras medium dijual seharga Rp14.114 per kg, turun dari Rp14.404 per kg. Berbeda dengan kedua jenis tersebut, harga beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) justru mengalami kenaikan tipis menjadi Rp12.599 per kg dari sebelumnya Rp12.573 per kg.

Penurunan harga juga terjadi pada komoditas bawang putih bonggol, dari Rp39.065 menjadi Rp37.566 per kg. Sedangkan untuk jenis cabai lainnya seperti cabai merah keriting, kini berada di angka Rp42.931 per kg, turun dari Rp44.914 per kg. Cabai merah besar bahkan mengalami penurunan cukup tajam menjadi Rp38.915 per kg dari sebelumnya Rp44.914 per kg.

- Advertisement -

Untuk kategori protein hewani, daging sapi murni turun dari Rp134.948 menjadi Rp133.294 per kg, daging ayam ras turun menjadi Rp35.237 per kg dari sebelumnya Rp35.781, dan telur ayam ras dijual seharga Rp29.168 per kg, turun dari Rp29.590 per kg.

Sektor kebutuhan rumah tangga lainnya juga mencatat penurunan harga. Gula konsumsi kini berada pada angka Rp18.120 per kg dari sebelumnya Rp18.317 per kg. Adapun minyak goreng mengalami penurunan di semua jenisnya: kemasan Rp20.382 per liter (sebelumnya Rp20.853), curah Rp17.334 per liter (sebelumnya Rp17.532), dan MinyaKita Rp17.288 per liter (turun dari Rp17.566).

Harga tepung terigu juga menunjukkan tren penurunan, baik jenis curah (Rp9.666 per kg) maupun kemasan (Rp12.615 per kg). Penyesuaian ini turut terjadi pada komoditas jagung untuk peternak yang kini dijual seharga Rp5.929 per kg dari sebelumnya Rp6.291, serta kedelai impor yang turun menjadi Rp10.736 per kg dari Rp10.852.

Di sektor perikanan, ikan tongkol dijual Rp33.987 per kg (sebelumnya Rp34.441), ikan bandeng Rp34.456 per kg (turun dari Rp34.495), sementara ikan kembung naik tipis menjadi Rp41.469 per kg dari sebelumnya Rp41.463.

- Advertisement -

Tak ketinggalan, harga garam konsumsi kini menjadi Rp11.351 per kg dari sebelumnya Rp11.600 per kg. Untuk jenis daging lainnya, daging kerbau beku impor turun ke angka Rp100.556 per kg dari Rp104.979, sedangkan daging kerbau segar lokal juga mengalami koreksi menjadi Rp139.063 per kg dari sebelumnya Rp141.098.

Penurunan harga pangan ini diperkirakan dapat meringankan beban pengeluaran rumah tangga, terutama menjelang masa transisi bulan dan tahun ajaran baru. Masyarakat pun diimbau tetap memantau harga di pasar lokal, mengingat dinamika harga bisa dipengaruhi oleh distribusi dan cuaca.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img