Bank Kalsel kembali mencetak prestasi membanggakan dalam industri perbankan nasional dengan meraih skor 83,85 persen pada survei Bank Service Excellence Monitor (BSEM) 2025. Skor tersebut meningkat signifikan dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang berada di angka 81,43 persen.
Prestasi ini menempatkan Bank Kalsel sebagai peringkat kedua terbaik di antara seluruh Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia, hanya berada satu peringkat di bawah Bank Jateng. Survei BSEM yang dilakukan oleh Marketing Research Indonesia (MRI) ini menjadi acuan penting dalam menilai kualitas pelayanan perbankan di Indonesia.
Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menyampaikan bahwa pencapaian tersebut merupakan bukti nyata dari upaya konsisten bank dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan di semua lini.
“Skor yang merata ini menunjukkan bahwa Bank Kalsel mampu memberikan layanan yang konsisten di semua lini. Kami bersyukur dan bangga bisa menempati posisi runner-up tahun ini,” ujarnya.
Bank Kalsel berhasil mencatatkan performa gemilang di berbagai kategori penilaian BSEM 2025, antara lain:
Peringkat 1: Best Performa ATM
Peringkat 2: Best Overall Pelayanan Prima, Best Customer Service, Best Teller, Best Overall Walk-in Channel, Best Mobile Banking, Best Social Media, Best SMS Banking
Peringkat 3: Best Satpam dan Best Kenyamanan Kantor Cabang
Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras dari seluruh jajaran Bank Kalsel, mulai dari kantor pusat hingga unit-unit kerja di daerah. Fachrudin pun menyampaikan apresiasinya kepada seluruh tim.
“Capaian ini adalah hasil kontribusi kolektif dari seluruh kantor cabang, kantor cabang pembantu, dan unit kerja terkait. Kita patut berbangga, namun jangan pernah lengah. Di tengah industri perbankan yang semakin kompetitif, penting bagi kita untuk terus meningkatkan kualitas diri, terus belajar, dan aktif mengikuti perkembangan,” tegasnya.
Dalam rangka mempertahankan dan meningkatkan kinerja pelayanan, Bank Kalsel telah menyiapkan langkah strategis ke depan. Di antaranya adalah penyelenggaraan pelatihan intensif bagi petugas frontliner, pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) sebagai persiapan menuju BSEM 2025–2026, serta mengundang para ahli perbankan untuk berbagi wawasan mengenai inovasi dan tren layanan keuangan terbaru.
“Dengan semangat transformasi dan pelayanan prima, Bank Kalsel terus berkomitmen menjadi bank pembangunan daerah yang terpercaya dan unggul dalam memberikan layanan kepada Masyarakat”, pungkasnya.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News
































