Bank DKI menggelar serangkaian kegiatan sosial selama bulan Ramadan melalui program “Berkah Ramadan” dengan menyalurkan dana sebesar Rp1,7 miliar. Direktur Keuangan dan Strategi Bank DKI, Romy Wijayanto, menyatakan bahwa program ini merupakan bentuk rasa syukur dan kepedulian perusahaan dalam memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan.
Fokus utama program ini adalah santunan bagi anak yatim dan dhuafa, serta bantuan untuk pemberdayaan pelaku UMKM. “Sebagai wujud syukur kepada Allah SWT, kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi anak-anak yatim dan dhuafa serta membawa berkah bagi semua pihak yang terlibat,” ujar Romy dalam keterangan tertulis, Jumat (21/3/2025).
Dalam program ini, total santunan sebesar Rp1,7 miliar disalurkan kepada 8.500 anak yatim dan dhuafa. Secara simbolis, Romy menyerahkan santunan kepada perwakilan anak-anak dari 10 yayasan yatim piatu atau panti asuhan yang tersebar di lima wilayah Jakarta.
Baca Juga: Apresiasi Kinerja Komunikasi Korporasi, Bank DKI Raih Penghargaan Bergengsi ICCA-X-2025
Selain itu, Bank DKI juga memberikan bantuan pendidikan kepada 24 anak pensiunan karyawan. Melalui program Bantuan Pensiunan Sejahtera (Probahtera), perusahaan turut memberikan dukungan kepada sembilan pelaku UMKM pensiunan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka terhadap perusahaan.
Sebagai bagian dari program Berkah Ramadan, Bank DKI juga memberikan penghargaan kepada lima marbot masjid berupa hadiah perjalanan ibadah umrah ke Tanah Suci. Romy menegaskan bahwa pemberian hadiah ini merupakan bentuk apresiasi terhadap pengabdian mereka dalam memakmurkan masjid. “Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan mereka yang telah mengabdikan dirinya dalam pelayanan rumah ibadah. Semoga perjalanan umrah ini membawa berkah,” tambahnya.
Kepedulian Bank DKI terhadap Masyarakat Terdampak Bencana
Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi, menegaskan bahwa berbagai bentuk bantuan yang diberikan mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. “Sebagai BUMD DKI Jakarta, kami memiliki tanggung jawab untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, baik melalui program sosial maupun dukungan terhadap pemerintah dalam berbagai inisiatif kemanusiaan,” ujarnya.
Selain kegiatan sosial di bulan Ramadan, Bank DKI juga menunjukkan kepeduliannya terhadap warga yang terdampak bencana banjir. Melalui program CSR, Bank DKI menyalurkan bantuan berupa makanan siap saji serta membantu evakuasi karyawan yang terdampak. Selain itu, paket sembako, obat-obatan, dan sanitation kit juga diberikan kepada warga Bekasi yang mengalami dampak banjir di kawasan Villa Nusa Indah.
Bersama Dinas UMKM, Bank DKI turut mendistribusikan bantuan makanan siap saji kepada 2.500 warga Jakarta Selatan yang terdampak banjir. Bank DKI juga berkolaborasi dengan Pemprov DKI Jakarta dalam penanganan banjir di Kota Bekasi dengan menyalurkan paket sembako dan 7.000 kg beras pada awal Maret 2025.
Kinerja Bank DKI Tetap Solid di 2024
Di tengah berbagai inisiatif sosial, Bank DKI tetap mencatat kinerja keuangan yang positif. Sepanjang 2024, perusahaan membukukan laba bersih sebesar Rp779 miliar, mencerminkan pertumbuhan bisnis yang solid. Sejalan dengan strategi perusahaan dalam mendorong akselerasi pembiayaan segmen UKM, total kredit Bank DKI tumbuh 2,26 persen menjadi Rp53,18 triliun dibandingkan Rp52 triliun pada tahun sebelumnya.
Segmen UKM menjadi pendorong utama pertumbuhan, dengan kenaikan sebesar 15,47 persen secara tahunan (yoy) mencapai Rp2,22 triliun. Selain itu, kredit dan pembiayaan konsumer juga tumbuh 5,85 persen, mencapai Rp23,39 triliun. Kualitas kredit tetap terjaga dengan rasio NPL Gross sebesar 2,54 persen dan NPL Nett 1,06 persen, mencerminkan manajemen risiko yang baik.
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News
































