BPJS Ketenagakerjaan Cabang Maluku terus mengintensifkan upaya untuk meningkatkan partisipasi aktif pemerintah daerah dan perangkat desa dalam memberikan perlindungan yang layak bagi seluruh pekerja, baik di sektor formal maupun informal. Salah satu bentuk upaya tersebut terlihat melalui kegiatan sosialisasi yang dilakukan di Kabupaten Buru.
Acara ini dihadiri oleh Asisten I Kabupaten Buru, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Buru, Kepala Inspektorat Kabupaten Buru, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Buru, serta 82 perwakilan dari berbagai desa di wilayah tersebut.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Maluku, Sevy Renita Setyaningrum, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari strategi untuk memastikan seluruh pekerja, termasuk yang berada di lingkungan pedesaan, mendapatkan perlindungan sosial ketenagakerjaan yang memadai.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan dan Disperindagkop UKM Kobar Gelar Sosialisasi
“Dengan hasil evaluasi ini, kami mencatat bahwa 82 desa di Kabupaten Buru telah terdaftar sebagai peserta jaminan sosial ketenagakerjaan. Ini merupakan langkah positif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” ujar Sevy Renita Setyaningrum.
Sevy berharap kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan, pemerintah daerah, dan perangkat desa dapat terus diperkuat. Dengan demikian, cakupan kepesertaan di Kabupaten Buru dapat diperluas, sehingga semakin banyak pekerja yang merasakan manfaat perlindungan sosial ketenagakerjaan secara optimal.
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News

































