5 Strategi Bank DBS Indonesia dalam Mendukung Nasabah Prioritas

Indonesia kini menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam segmen affluent dan High-Net-Worth Individuals (HNWI). Data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) per Desember 2024 mencatat bahwa nilai simpanan rekening di atas Rp500 juta meningkat 4 persen, dari Rp6,3 triliun menjadi Rp6,5 triliun, sementara jumlah rekening tersebut tumbuh 4,4 persen dari 1,5 juta menjadi 1,6 juta.

Sebagai mitra terpercaya dalam manajemen kekayaan, Bank DBS Indonesia berkomitmen membantu nasabah prioritas mengoptimalkan aset investasi dan mengembangkan bisnis, sekaligus membangun warisan finansial yang kokoh untuk lintas generasi.

Consumer Banking Director PT Bank DBS Indonesia, Melfrida Gultom, mengungkapkan beberapa strategi unggulan yang diterapkan melalui DBS Treasures dan Treasures Private Client untuk mendukung nasabah prioritas. Berikut adalah 5 tips strategis yang dihadirkan:

Baca Juga: Bank DBS Indonesia Optimistis Kinerja 2025 Tumbuh Double Digit
  1. Konektivitas Global untuk Memperluas Peluang Investasi dan Bisnis
    Bank DBS Indonesia menyediakan solusi terintegrasi yang menggabungkan wealth management dengan perbankan korporasi, sehingga dapat memenuhi kebutuhan pertumbuhan aset sekaligus ekspansi bisnis. Nasabah dilengkapi dengan insight pasar berbasis data, solusi digital untuk manajemen bisnis, dan opsi pendanaan yang fleksibel. Dengan konektivitas ke enam negara dan jaringan global DBS Bank Ltd, nasabah memiliki kemudahan melakukan transaksi lintas negara dan memperluas portofolio investasi mereka.

  2. Akses Eksklusif ke Wawasan Pakar Internasional
    Tim ahli regional dan Chief Investment Office (CIO) secara aktif menganalisis sinyal pasar yang kemudian dikurasi bersama para ahli di masing-masing negara untuk menghasilkan strategi manajemen kekayaan yang personal. Bank DBS Indonesia juga rutin menyelenggarakan acara diskusi dan networking eksklusif, seperti DBS Spring Festival 2025 dengan tema Year of the Wood Snake: The Trusted Radiant Path. Acara ini menghadirkan para pakar yang berbagi wawasan terbaru mengenai prospek finansial, bisnis, dan investasi di pasar Indonesia, serta menyajikan analisis Feng Shui, yang membuka peluang jejaring antar nasabah dan generasi penerus.

  3. Pendekatan Proaktif oleh Relationship Manager dan Tim Ahli
    Relationship Manager beserta tim ahli Bank DBS Indonesia berperan dalam mengkurasi sinyal, insight, dan peluang investasi untuk merumuskan strategi keuangan yang tajam dan relevan. Mereka secara proaktif memberikan saran terkait investasi, tabungan, pengelolaan aset, serta strategi keuangan jangka panjang. Selain itu, nasabah juga didorong untuk mendiskusikan perencanaan warisan (legacy planning) guna mendapatkan solusi produk investasi dan perlindungan yang mendukung optimalisasi kekayaan hingga ke generasi selanjutnya. Seperti yang disampaikan Melfrida, “mengelola kekayaan tidak berhenti pada mengoptimalkan aset, tetapi juga membangun warisan finansial yang kokoh dan berkelanjutan.”

  4. Beragam Produk Perbankan untuk Menunjang Strategi Investasi
    Setelah mendapatkan insight dan diskusi strategi dengan Relationship Manager, nasabah dapat memilih dari berbagai produk investasi yang ditawarkan oleh Bank DBS Indonesia. Mulai dari obligasi, reksa dana, saham, hingga produk berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG) yang semuanya disesuaikan dengan profil risiko dan tujuan keuangan masing-masing.

  5. Keamanan Transaksi Tingkat Tinggi untuk Melindungi Aset
    Mengingat nilai transaksi yang tinggi, keamanan menjadi prioritas utama bagi nasabah prioritas. Bank DBS Indonesia telah menerapkan teknologi dua faktor autentikasi (2FA) dan sistem Know Your Customer (KYC) dengan fitur face recognition terintegrasi dengan Dukcapil, guna memastikan keaslian data nasabah. Selain itu, dengan pengawasan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) serta keikutsertaan dalam penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), nasabah dapat merasa aman dan percaya diri dalam berinvestasi dan mengembangkan kekayaan.

Pada acara DBS Spring Festival 2025, Angelina Fang, pakar Feng Shui dari Feng Shui Consulting Indonesia, menyampaikan bahwa tahun Ular Kayu 2025 membawa energi pertumbuhan, strategi, dan adaptasi. Elemen Kayu yang melambangkan keberlanjutan menjadikan tahun ini momentum tepat untuk memperkuat fondasi keuangan dan investasi jangka panjang.

Menurutnya, “Kolaborasi dan networking menjadi kunci utama dalam membangun bisnis yang berkelanjutan dan resilien. Di sisi lain, persaingan di berbagai sektor pun akan semakin ketat, sehingga dibutuhkan strategi bisnis yang adaptif, kreatif, dan fleksibel. Untuk itu, kita juga perlu mempertimbangkan menggunakan jasa ahli atau pakar untuk menavigasi bisnis demi mengambil keputusan dan menaklukkan peluang untuk ekspansi bisnis yang lebih cerdas.”

Melfrida Gultom menegaskan bahwa Bank DBS Indonesia siap mendukung seluruh aspirasi finansial nasabah, baik dalam investasi maupun bisnis. “Kami menyediakan strategi investasi terkurasi, akses ke pakar industri terbaik, serta layanan eksklusif yang dirancang untuk memastikan setiap nasabah dapat memaksimalkan potensi pertumbuhan mereka. Kami percaya bahwa dengan menjadi Trusted Wealth Partner yang dapat diandalkan, nasabah dapat menavigasi tantangan dan peluang dengan percaya diri serta membangun fondasi keuangan yang kuat untuk masa depan,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img