Pemerintah Prabowo Harus Prioritaskan  Kelas Menengah

Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menekankan perlunya perhatian pemerintah Presiden Prabowo Subianto terhadap penurunan kelas menengah sebagai isu utama. Ekonom Senior Indef, Aviliani, mengungkapkan bahwa kondisi kelas menengah saat ini semakin tertekan, terutama akibat digitalisasi dan dampak pandemi Covid-19 yang mengakibatkan banyak perusahaan tutup.

“Penurunan kelas menengah harus menjadi prioritas bagi pemerintahan Prabowo. Kesempatan kerja bagi kelas menengah semakin terbatas,” kata Aviliani dalam Diskusi Publik Indef, Selasa (22/10).

Artikel terkait: Inilah Bukti Kelas Menengah Indonesia Sudah Turun Kasta

Aviliani menyoroti perlunya Kementerian UMKM untuk membangun kembali kewirausahaan, yang sering kali dibahas namun kurang terealisasi. Dia juga menekankan pentingnya perbaikan di sektor informal agar pendapatan masyarakat cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Berdasarkan data yang ada, golongan penduduk miskin dan rentan saat ini menghabiskan lebih dari 64% penghasilannya hanya untuk kebutuhan pokok. “Agak sulit untuk memenuhi kebutuhan lain, sehingga pendapatan mereka harus ditingkatkan,” ujarnya.

Baca juga: Indef: Usulan Bebas PPN dan BPHTB Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Dalam diskusi tersebut, Aviliani juga mengingatkan akan pentingnya pengawasan terhadap program makan bergizi gratis yang menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo. “Jangan sampai terjadi korupsi yang semakin meluas di daerah terkait program makan bergizi gratis,” ungkapnya.

Ia mengkritik anggaran untuk program tersebut yang hanya sebesar Rp 71 triliun. Selain itu, harga tender makanan bergizi gratis yang ditetapkan sebesar Rp 7.500 per porsi dianggap terlalu rendah. Hal ini menyebabkan banyak penyedia katering mundur karena kesulitan menyediakan makanan bergizi dengan harga tersebut.

Artikel terkait: Indef: Program Makan Bergizi Gratis Berdampak Ekonomi Positif

“Ini terlihat aneh, apalagi menteri-menteri yang baru dilantik mengeluarkan pernyataan yang membingungkan. Harus ada koordinasi agar tidak menimbulkan pesimisme,” tutup Aviliani.

Dengan tantangan yang dihadapi oleh kelas menengah dan sektor informal, pemerintah diharapkan dapat mengambil langkah konkret untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan mengawasi program-program yang dirancang untuk membantu mereka. Penanganan yang tepat akan sangat krusial dalam menciptakan kondisi ekonomi yang lebih baik bagi seluruh lapisan masyarakat.

 

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img