InfoEkonomi.ID – Di tengah meningkatnya ancaman keamanan siber, Bank Negara Indonesia (BNI) menegaskan pentingnya melindungi data nasabah. Dalam acara BNI Investor Daily Summit di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Rabu (9/10), Direktur Retail Banking BNI, Corina Leyla Karnalies, menjelaskan langkah-langkah yang diambil bank untuk menjaga data nasabah tetap aman.
Corina menyatakan bahwa BNI mematuhi peraturan yang ada terkait keamanan data nasabah. “Data privacy sekarang ada undang-undangnya, dan kami sebagai bank harus mematuhi undang-undang tersebut untuk memproteksi data nasabah,” ujarnya.
BNI menerapkan sistem keamanan berlapis untuk semua produk keuangan yang ditawarkan. Hal ini termasuk persetujuan dari nasabah pada saat pembukaan rekening dan penggunaan produk lainnya. “Semua proses harus mendapat persetujuan atau perhatian dari masyarakat,” tambahnya.
Corina juga menekankan pentingnya transparansi saat BNI bekerja sama dengan pihak ketiga, seperti manajer investasi. Pihaknya memastikan bahwa nasabah selalu mendapatkan notifikasi saat mengakses layanan mobile banking, untuk memperhatikan data yang mereka berikan. “Nasabah perlu membaca dan memahami persetujuan yang mereka berikan,” tegasnya.
Dengan langkah-langkah tersebut, BNI berkomitmen untuk menjaga keamanan data nasabah di era digital yang semakin kompleks, memberikan rasa aman bagi semua penggunanya.

































