InfoEkonomi.ID – Telkomsel telah mengimplementasikan teknologi Hyper AI untuk meningkatkan pelayanan pelanggan melalui automatisasi jaringan dan interaksi pelanggan. Indra Mardiatna, Direktur Network Telkomsel, menjelaskan bahwa penggunaan AI dan Machine Learning (ML) dalam skema autonomous network memungkinkan pengelolaan jaringan yang lebih proaktif dan efisien.
Ada tiga pilar utama dalam automatisasi jaringan yang diterapkan oleh Telkomsel: AI Service Operation Centre (AiSOC), AI-based Network Assurance Platform (AINAP), dan AI-based Network Planning (AINEP). AiSOC berfungsi untuk memastikan layanan berkualitas dengan pemantauan real-time dan optimalisasi performa jaringan. Ini memungkinkan deteksi dini dan penanganan masalah sebelum berdampak pada pengalaman pengguna.
AINAP mendukung pengelolaan operasional jaringan 24/7, memastikan ketersediaan layanan, dan mampu menganalisis kondisi jaringan secara otomatis untuk memperbaiki gangguan dengan cepat. Sementara itu, AINEP memungkinkan perencanaan kapasitas dan lokasi jaringan yang lebih akurat berdasarkan analisis pola penggunaan pelanggan.
Dari sisi interaksi pelanggan, Telkomsel menggunakan AI dalam superapp MyTelkomsel dan chatbot Veronika (B2C) serta TED (B2B). Dengan teknologi learning analytics, Telkomsel dapat menawarkan produk dan layanan yang lebih personal sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Asisten virtual ini memungkinkan pelanggan menyelesaikan keluhan dengan cepat dan efisien, mengurangi waktu tunggu.
Integrasi antara AiSOC dan chatbot Veronika juga meningkatkan respons terhadap keluhan pelanggan, memberikan visibilitas penuh terhadap status jaringan dan kualitas layanan. “Hal ini memastikan bahwa setiap keluhan dapat diatasi secara efektif dan tepat waktu,” tutup Indra dikutip dari bisnis.com, Jumat (27/9).
Inovasi ini menunjukkan komitmen Telkomsel untuk terus meningkatkan pengalaman pelanggan dan mempertahankan kualitas layanan yang prima.
































