PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Pemerintah Kota Bitung resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) sektor perikanan.
Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem industri perikanan sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta nelayan di Kota Bitung yang selama ini menjadi salah satu sentra perikanan terbesar di Indonesia.
Melalui program tersebut, Bank SulutGo menghadirkan berbagai skema pembiayaan yang dirancang untuk mendorong peningkatan produktivitas dan kapasitas usaha sektor perikanan. Beberapa fasilitas pembiayaan yang disiapkan antara lain Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bohusami Ba Soma, KUR Kecil Investasi, hingga Pinjaman Rekening Koran, yang dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan pelaku usaha.
Direktur Utama Bank SulutGo menegaskan bahwa penyediaan akses pembiayaan tidak hanya bertujuan memperkuat modal usaha, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Menurutnya, kemudahan akses terhadap layanan keuangan diharapkan mampu membantu nelayan dan pelaku UMKM meningkatkan kapasitas produksi, memperkuat rantai pasok industri perikanan, serta menciptakan nilai tambah bagi perekonomian Kota Bitung dan Sulawesi Utara secara keseluruhan.
“Melalui dukungan pembiayaan yang tepat sasaran, kami ingin memberikan ruang bagi pelaku usaha perikanan untuk berkembang, meningkatkan daya saing, dan memperluas kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.
Sinergi antara Bank SulutGo, OJK, Pemerintah Kota Bitung, dan para pelaku usaha juga menjadi bagian dari implementasi Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) yang berfokus pada pengembangan sektor-sektor unggulan berbasis potensi lokal.
Sektor perikanan dinilai memiliki peran strategis sebagai salah satu penggerak utama perekonomian Sulawesi Utara karena didukung sumber daya kelautan yang melimpah serta memiliki peluang besar untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun ekspor.
Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, diharapkan tercipta ekosistem pembiayaan yang semakin kuat sehingga mampu meningkatkan inklusi keuangan, memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha, serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir.
Ke depan, implementasi Program Pengembangan Ekonomi Daerah diharapkan dapat mempercepat transformasi industri perikanan di Kota Bitung menjadi lebih modern, produktif, dan berdaya saing, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan melalui sinergi antara sektor perbankan, regulator, pemerintah daerah, dan pelaku usaha.
Cek Artikel & Berita Lainnya di Google News
































