Perangi Peredaran Barang Ilegal, Bea Cukai Tarakan Musnahkan BMN Hasil Penindakan

Bea Cukai Tarakan melaksanakan pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara (BMMN) eks hasil penindakan periode September 2025 hingga Januari 2026. Barang yang dimusnahkan didominasi oleh 54 ribu batang rokok ilegal, serta berbagai komoditas ilegal lainnya, seperti pakaian bekas, minuman mengandung etil alkohol (MMEA), senjata tajam, dan kosmetik, dengan total nilai barang diperkirakan mencapai Rp248.394.820.

Digelar pada Kamis (18/06), pemusnahan ini merupakan bentuk pertanggungjawaban atas pengelolaan barang hasil penindakan yang telah ditetapkan sebagai milik negara sekaligus upaya melindungi masyarakat dari peredaran barang ilegal. Pemusnahan ini pun digelar secara terbuka dengan melibatkan berbagai instansi, di antaranya unsur TNI, Polri, Kejaksaan, dan instansi pemerintah terkait

Adapun rincian barang yang dimusnahkan meliputi 54.292 batang rokok ilegal berbagai merek, 3.000 gram TIS, 24 bal pakaian bekas, 5 botol dan 4 galon atau sebanyak 22,5 liter MMEA, 18 buah senjata tajam, serta 40 buah kosmetik.

Kepala Kantor Bea Cukai Tarakan, Wahyu Budi Utomo, mengatakan bahwa pemusnahan barang hasil penindakan merupakan bagian dari komitmen pihaknya dalam menjalankan fungsi pengawasan sekaligus memberikan kepastian hukum terhadap barang yang telah berstatus milik negara.

“Pemusnahan ini merupakan bentuk komitmen kami untuk menegakkan ketentuan di bidang kepabeanan dan cukai, melindungi masyarakat dari peredaran barang ilegal, serta menjaga penerimaan negara,” ujar Wahyu.

Melalui pemusnahan ini, Bea Cukai Tarakan menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan fungsi sebagai community protector melalui pengawasan yang optimal, penegakan hukum yang konsisten, serta kolaborasi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait guna menekan peredaran barang ilegal di wilayah kerjanya.

Tarakan, 01-07-2026 – Bea Cukai Tarakan melaksanakan pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara (BMMN) eks hasil penindakan periode September 2025 hingga Januari 2026. Barang yang dimusnahkan didominasi oleh 54 ribu batang rokok ilegal, serta berbagai komoditas ilegal lainnya, seperti pakaian bekas, minuman mengandung etil alkohol (MMEA), senjata tajam, dan kosmetik, dengan total nilai barang diperkirakan mencapai Rp248.394.820.

Digelar pada Kamis (18/06), pemusnahan ini merupakan bentuk pertanggungjawaban atas pengelolaan barang hasil penindakan yang telah ditetapkan sebagai milik negara sekaligus upaya melindungi masyarakat dari peredaran barang ilegal. Pemusnahan ini pun digelar secara terbuka dengan melibatkan berbagai instansi, di antaranya unsur TNI, Polri, Kejaksaan, dan instansi pemerintah terkait

Adapun rincian barang yang dimusnahkan meliputi 54.292 batang rokok ilegal berbagai merek, 3.000 gram TIS, 24 bal pakaian bekas, 5 botol dan 4 galon atau sebanyak 22,5 liter MMEA, 18 buah senjata tajam, serta 40 buah kosmetik.

Kepala Kantor Bea Cukai Tarakan, Wahyu Budi Utomo, mengatakan bahwa pemusnahan barang hasil penindakan merupakan bagian dari komitmen pihaknya dalam menjalankan fungsi pengawasan sekaligus memberikan kepastian hukum terhadap barang yang telah berstatus milik negara.

“Pemusnahan ini merupakan bentuk komitmen kami untuk menegakkan ketentuan di bidang kepabeanan dan cukai, melindungi masyarakat dari peredaran barang ilegal, serta menjaga penerimaan negara,” ujar Wahyu.

Melalui pemusnahan ini, Bea Cukai Tarakan menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan fungsi sebagai community protector melalui pengawasan yang optimal, penegakan hukum yang konsisten, serta kolaborasi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait guna menekan peredaran barang ilegal di wilayah kerjanya.

Tingkatkan exposure dan reputasi brand/perusahaan lewat publikasi media nasional 

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img