InfoEkonomi.ID – PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) telah mengumumkan kesiapannya untuk melunasi efek Sukuk Wakalah Bi Al-Istitsmar I CIMB Niaga Auto Finance Tahun 2023 Seri A senilai Rp700 miliar, yang jatuh tempo pada tanggal 18 Februari 2023.
Pernyataan kesiapan tersebut tercatat dalam surat resmi perusahaan dengan nomor CNAF/TRD/SRT/24/1/0048 yang dikirimkan kepada Bursa Efek Indonesia pada tanggal 9 Januari 2024.
Sejalan dengan mendekati jatuh tempo Sukuk Wakalah Bi Al-Istitsmar I CIMB Niaga Auto Finance Tahun 2023, CIMB Niaga Auto Finance telah menyiapkan dana yang diperlukan untuk melunasi pokok dan imbal hasil sukuk tersebut. Pembayaran ini dijadwalkan akan dilakukan pada rekening KSEI1CNAF00137 atas nama KSEIIDJ1 di Bank Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
CNAF telah mengajukan penawaran Sukuk Wakalah Bi Al-Istitsmar I CIMB Niaga Auto Finance pada tahun 2023 dengan target penerbitan Rp1 triliun pada awal tahun sebelumnya.
CNAF membagi sukuk menjadi dua seri. Seri A dengan tingkat imbal hasil 6-7 persen berdurasi 370 hari kalender, dan Seri B dengan tingkat imbal hasil 7-7,75 persen berjangka tiga tahun sejak tanggal emisi. Tahun ini, CNAF berencana kembali menerbitkan sukuk dengan target mencapai Rp1 triliun.
Ristiawan Suherman, Presiden Direktur CIMB Niaga Finance, menyatakan penerbitan sukuk tersebut untuk mendukung pertumbuhan bisnis perusahaan pada 2024. CNAF akan mengutamakan penyaluran pembiayaan syariah, dan mendiversifikasi pendanaan syariah. Sejalan dengan strategi itu, CNAF memilih menerbitkan sukuk.
Secara keseluruhan, sepanjang 2024 CNAF menarget pertumbuhan pembiayaan baru Rp10 triliun. Sementara itu, perseroan berhasil mencatat pembiayaan baru Rp8,94 triliun per Desember 2023. Angka tersebut naik 14 persen dibanding episode sama 2022 senilai Rp7,87 triliun.
Sumber: emitennews
































