InfoEkonomi.ID – PT Asuransi Jiwa Taspen (Taspen Life) bekerja sama dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menghadirkan seminar Literasi Asuransi untuk Negeri yang dihadiri oleh puluhan ibu-ibu pelaku UMKM nasabah PNM , pada Rabu (04/10/2023).
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dan PT Asuransi Jiwa Taspen (Taspen Life) menggelar Literasi Asuransi untuk Negeri di Luwansa Hotel Manado, Sulawesi Utara, Rabu (4/10/2023).
Direktur Utama Taspen Life, Ibnu Hasyim, memaparkan pentingnya literasi keuangan yang baik.
“Ibu-ibu harus memiliki dasar pemahaman dasar pengelolaan keuangan. Paling penting membedakan mana kebutuhan dan mana keinginan,” ujar Ibnu Hasyim.
Jika mampu mengelola keuangan dengan baik, diharapkan bisa mandiri secara finansial. Prinsip dasarnya, keuangan untuk kebutuhan kehidupan sehari-hari, tabungan, investasi, dan asuransi.
“Akan lebih bagus ketika kita bisa memilih investasi dan perlindungan asuransi,” jelasnya lagi.
Asuransi melindungi pemiliknya dari risiko, baik risiko kesehatan maupun bencana.
Ia mengungkapkan, tingkat literasi keuangan di Sulawesi Utara cukup baik, yakni 50,13 persen.
Sedangkan tingkat literasi perasuransian di Indonesia, baru 31,72 persen.
Data di atas berdasar survei Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2022.
“Angka ini menggambarkan kesadaran warga Indonesia akan pentingnya asuransi masih di bawah,” katanya lagi.
Kata Ibnu Hasyim, asuransi adalah prinsip pengelolaan risiko sehingga melindungi tujuan hidup pesertanya.
Terkait itu, Taspen Life memiliki beragam produk asuransi.
Seminar Literasi Asuransi untuk Negeri yang digelar PNM dan Taspen Life melibatkan puluhan ibu-ibu UMKM di Luwansa Hotel Manado, Sulawesi Utara, Rabu (4/10/2023).
“Baik produk asuransi kesehatan maupun kematian. Preminya mulai dari Rp 100 ribu,” ujarnya.
Kegiatan ini disambut antusias peserta.
“Kami senang karena mendapat pengetahuan baru soal pentingnya pengelolaan keuangan,” ujar Ribka Pantouw, peserta dari Karombasan Selatan.
Kepala Cabang PNM Manado, Eka Perdana Wijaya, mengatakan seminar itu memberikan pemahaman berkaitan dengan asuransi kepada nasabah.
“Dengan pengetahuan ini, harapan kami pengelolaan keuangan lebih baik, usaha bisa maju,” kata Eka.
Erwin Lukman dari Dewan Asuransi Indonesia saat membuka kegiatan mengatakan, seminar ini dalam rangka Hari Asuransi yang diperingati setiap 18 Oktober 2023.
“Tahun ini gelaran ke-17 digelar. Edukasi literasi asuransi digeber terus karena tingkat kesadaran manfaat asuransi di Indonesia masih rendah,” jelas Erwin, dilansor dari tribunnews
































