InfoEkonomi.ID – PT Jasa Marga Transjawa Tol (JTT) kembali melakukan pekerjaan rekonstruksi rigid jalan Ruas Tol Jakarta-Cikampek. Kegiatan tersebut rencananya akan selesai pada 28 Mei 2023, dan sudah dilakukan sejak beberapa hari yang lalu.
Perbaikan jalan dilakukan di tiga titik guna menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan sekaligus pemenuhan standar pelayanan minimal badan usaha jalan tol.
“Tidak ada penutupan jalan akibat pekerjaan ini. Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek baik arah Jakarta maupun arah Cikampek masih beroperasi secara normal,” kata Senior Manager Representative Office 1 PT JTT Amri Sanusi dikutip dari Antara News Sabtu 20 Mei 2023.
Perbaikan di titik pertama dilakukan pada gardu keluar Simpang Susun Karawang Barat 1 dari arah Cikampek sepanjang 65 meter.
Pemeliharaan tersebut dimulai sejak Jumat 19 Mei 2023 hingga Senin 22 Mei 2023 pukul 10.00 WIB.
Pekerjaan titik kedua di Kilometer (KM) 25+525 sampai KM 25+812 pada lajur 1 arah Cikampek dengan panjang penanganan 115 meter. Kegiatan itu mulai dilaksanakan pada Minggu 21 Mei 2023 pukul 09.00 WIB hingga Jumat 26 Mei 2023 pukul 09.00 WIB.
Terakhir di KM 17+600 sampai dengan KM 17+450 pada lajur 1 dan bahu luar arah Jakarta dengan panjang penanganan 150 meter, pengerjaan dimulai Senin 22 Mei 2023 pukul 10.00 WIB hingga Minggu 28 Mei 2023 pukul 05.00 WIB.
Pihaknya telah menyiapkan mitigasi risiko di antaranya pengalihan arus lalu lintas yang terdampak sebelum area kerja, mempersempit area kerja, hingga persiapan skema lawan arah apabila kondisi lalu lintas kendaraan padat.
“Kami juga melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian yakni PJR (Patroli Jalan Raya) dan PT Jasamarga Tollroad Operator dalam hal pengaturan lalu lintas,” katanya.
Selain itu, Jasa Marga juga telah melakukan sosialisasi kepada pengguna jalan dengan memasang spanduk berupa himbauan pekerjaan dan Variable Message Sign di kedua arah Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek guna memastikan informasi ini diterima dengan baik oleh pengguna jalan.































