Kementan Gelar Pelatihan PKb 2026: Cetak Petugas Kompeten Demi Genjot Populasi Ternak Nasional

Keberhasilan reproduksi ternak menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan populasi dan produktivitas peternakan. Untuk itu, Kementerian Pertanian memperkuat kompetensi petugas pemeriksa kebuntingan (PKb) melalui pelatihan yang menekankan penguasaan teori dan keterampilan praktik di lapangan.

Balai Inseminasi Buatan (BIB) Lembang bersama Balai Besar Pelatihan Peternakan dan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara menggelar Pelatihan Petugas Pemeriksa Kebuntingan (PKb) Swadaya Angkatan I Tahun 2026, pada 28 September hingga 12 Oktober 2026. Kegiatan ini diarahkan untuk menyiapkan petugas yang mampu menjalankan pemeriksaan kebuntingan secara tepat dan mendukung peningkatan keberhasilan reproduksi ternak.

Kepala BBPKH Cinagara, Inneke Kusumawaty, menegaskan bahwa petugas pemeriksa kebuntingan memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan program peternakan. Ketepatan pemeriksaan menjadi bagian penting untuk memastikan penanganan reproduksi ternak berjalan sesuai kebutuhan.

“Keberhasilan program peternakan di lapangan sangat bergantung pada petugas PKb sebagai ujung tombak. Petugas yang kompeten akan mampu memberikan diagnosis yang akurat demi memastikan produktivitas ternak yang optimal dan mendukung penuh program strategis pemerintah,” ujar Inneke, Senin (28/9/2026).

Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, yang hadir membuka kegiatan, juga menekankan pentingnya kualitas SDM dalam pembangunan peternakan. Menurutnya, ketersediaan bibit dan pakan perlu diimbangi dengan tenaga yang memiliki keterampilan memadai agar pengembangan ternak di daerah dapat berjalan optimal.

“Pembangunan peternakan tidak hanya bergantung pada ketersediaan bibit dan pakan, tetapi sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia. Kami berharap para peserta nantinya dapat menjadi kunci percepatan peningkatan populasi ternak sekaligus menjadi mitra yang tangguh bagi para peternak di daerah masing-masing,” kata Lahmuddin.

Ketua Panitia, Seno Prihandoko, menjelaskan bahwa pelatihan dirancang untuk memberikan keseimbangan antara pemahaman teori dan keterampilan praktik. Peserta mendapat kesempatan untuk mengasah kemampuan melalui pembelajaran langsung di lingkungan peternakan.

“Selama 15 hari, para peserta akan mengikuti pembelajaran melalui perpaduan teori, peragaan, diskusi, dan praktik langsung di Farm BIB Lembang serta beberapa koperasi mitra di Jawa Barat. Kami berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan pelatihan ini untuk meningkatkan keterampilan dan kesiapan dalam menjalankan tugas sebagai petugas PKb,” jelas Seno.

Melalui pelatihan ini, Kementan mendorong tersedianya petugas pemeriksa kebuntingan yang kompeten dan siap mendukung pelayanan reproduksi ternak di daerah. Penguatan kapasitas petugas diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan keberhasilan reproduksi, produktivitas, dan pengembangan populasi ternak nasional.

Tingkatkan exposure dan reputasi brand/perusahaan lewat publikasi media nasional 

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img