MUF Salurkan Pembiayaan Rp5,93 Triliun pada Kuartal I 2026, Optimistis Industri Multifinance Mulai Pulih

PT Mandiri Utama Finance (MUF) mencatatkan kinerja positif pada kuartal I 2026 dengan menyalurkan pembiayaan sebesar Rp5,93 triliun. Realisasi tersebut tumbuh sekitar 3,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan mencerminkan mulai pulihnya aktivitas industri pembiayaan nasional.

Pencapaian tersebut memperkuat posisi MUF sebagai salah satu perusahaan multifinance yang mampu mempertahankan pertumbuhan bisnis di tengah dinamika ekonomi dan tantangan industri pembiayaan yang masih berlangsung.

Direktur MUF, Dapot Parasian Sukoco Sinaga, mengatakan bahwa tren pembiayaan pada awal tahun menunjukkan adanya sinyal perbaikan yang mulai terlihat di sejumlah segmen pasar.

“Kami melihat adanya indikasi bahwa pasar mulai mengalami rebound secara bertahap. Hal ini tercermin dari mulai meningkatnya permintaan pembiayaan pada sejumlah segmen tertentu,” ujar Dapot dalam siaran pers dikutip Kamis (4/6/2026).

Pertumbuhan pembiayaan yang dibukukan MUF sejalan dengan perkembangan industri multifinance nasional. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan, piutang pembiayaan industri multifinance tumbuh 1,01 persen per Februari 2026 setelah sebelumnya berada di bawah satu persen.

Menurut Dapot, pemulihan industri saat ini mulai terlihat, meskipun belum terjadi secara merata di seluruh sektor pembiayaan. Karena itu, MUF tetap menerapkan strategi ekspansi yang selektif dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian.

Perusahaan menilai pendekatan tersebut penting untuk menjaga kualitas pembiayaan sekaligus memastikan pertumbuhan bisnis berlangsung secara sehat dan berkelanjutan.

Pembiayaan Kendaraan Masih Jadi Penggerak Utama

Kinerja positif MUF pada kuartal pertama 2026 ditopang oleh meningkatnya permintaan pembiayaan kendaraan bermotor di berbagai segmen. Membaiknya daya beli masyarakat serta stabilitas ekonomi nasional turut memberikan kontribusi terhadap peningkatan kebutuhan pembiayaan.

Selain fokus pada pertumbuhan volume pembiayaan, MUF juga terus menjaga kualitas portofolio agar tetap berada pada level yang sehat.

Dapot menjelaskan bahwa perusahaan berupaya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan pengelolaan risiko sehingga ekspansi yang dilakukan tetap terkendali.

Sebagai anak usaha PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, MUF terus memperkuat sinergi dengan ekosistem Bank Mandiri Group guna memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan kualitas bisnis.

Menurut perusahaan, basis nasabah yang kuat dan berkualitas menjadi salah satu modal penting dalam mendorong pertumbuhan pembiayaan sekaligus menjaga kualitas aset perusahaan.

Strategi tersebut juga membuka peluang untuk mengembangkan berbagai produk pembiayaan yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan pasar.

Selain pembiayaan kendaraan konvensional, MUF mulai melihat peluang pertumbuhan dari meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik.

Segmen kendaraan listrik dinilai memiliki prospek yang menjanjikan dan berpotensi menjadi salah satu sumber pertumbuhan baru bagi industri pembiayaan dalam beberapa tahun mendatang.

Di sisi lain, perusahaan juga terus mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah, mempercepat proses bisnis, dan meningkatkan efisiensi operasional.

“MUF optimistis tren perbaikan ini dapat terus berlanjut seiring dengan membaiknya daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi nasional,” katanya.

Melalui strategi pertumbuhan yang selektif, penguatan manajemen risiko, serta pemanfaatan peluang dari transformasi digital dan kendaraan listrik, MUF optimistis mampu menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat sekaligus berkontribusi terhadap penguatan industri multifinance nasional yang adaptif dan berkelanjutan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img