Tips Trik Rahasia Memasak Daging Sapi Kurban agar Cepat Empuk Tanpa Presto

Mengolah daging sapi kurban sering menjadi tantangan tersendiri bagi banyak orang. Jika salah teknik, daging bisa terasa alot dan sulit dikunyah. Padahal, ada beberapa trik sederhana yang bisa dilakukan agar daging sapi cepat empuk tanpa harus menggunakan panci presto.

Berikut tips dan trik rahasia memasak daging sapi kurban agar hasilnya empuk, lezat, dan tetap juicy.

Jangan Langsung Dicuci Setelah Dipotong

Banyak orang langsung mencuci daging setelah diterima. Padahal, daging segar sebaiknya tidak langsung dicuci karena bisa membuat teksturnya lebih keras dan mempercepat pertumbuhan bakteri jika penyimpanannya kurang tepat.

Simpan terlebih dahulu di dalam kulkas selama beberapa jam agar serat daging lebih rileks. Jika ingin dicuci, lakukan sesaat sebelum dimasak.

Potong Melawan Serat Daging

Salah satu trik penting agar daging cepat empuk adalah memotong daging berlawanan arah serat.

Perhatikan garis serat pada daging, lalu iris melintang. Teknik ini membuat serat menjadi lebih pendek sehingga daging lebih mudah dikunyah setelah dimasak.

Gunakan Parutan Nanas atau Pepaya

Buah nanas dan pepaya mengandung enzim alami yang mampu melunakkan daging.

Caranya cukup mudah:

  • Lumuri daging dengan parutan nanas atau pepaya muda
  • Diamkan selama 15–30 menit
  • Jangan terlalu lama karena daging bisa menjadi terlalu lembek

Setelah itu, bilas ringan dan daging siap diolah menjadi berbagai masakan.

Rebus dengan Teknik 5-30-7

Teknik ini cukup populer untuk menghemat gas sekaligus membuat daging lebih empuk.

Langkahnya:

  1. Rebus daging selama 5 menit
  2. Matikan api dan tutup rapat panci selama 30 menit
  3. Rebus kembali selama 7 menit hingga daging matang sempurna

Metode ini membantu panas meresap perlahan ke dalam serat daging sehingga teksturnya menjadi lebih lunak.

Tambahkan Daun Pepaya Saat Merebus

Selain buahnya, daun pepaya juga ampuh mengempukkan daging sapi.

Bungkus daging menggunakan daun pepaya selama sekitar 30 menit sebelum dimasak. Kandungan enzim papain pada daun pepaya membantu memecah serat keras pada daging.

Gunakan Api Kecil Saat Memasak

Memasak daging dengan api besar justru bisa membuat bagian luar cepat keras sementara bagian dalam belum empuk.

Gunakan api kecil hingga sedang agar proses pemasakan berlangsung perlahan dan bumbu lebih meresap sempurna.

Hindari Terlalu Sering Mengaduk

Saat memasak rendang, semur, atau gulai, terlalu sering mengaduk bisa membuat tekstur daging menjadi keras dan hancur tidak beraturan.

Aduk secukupnya agar bentuk daging tetap cantik dan teksturnya terjaga.

Diamkan Daging Setelah Matang

Setelah matang, jangan langsung dipotong atau disajikan. Diamkan sekitar 10–15 menit agar sari daging kembali merata dan tekstur tetap juicy saat disantap.

Pilih Bagian Daging yang Tepat

Beberapa bagian sapi memang lebih cepat empuk dibanding lainnya. Untuk masakan berkuah atau tumisan, pilih bagian:

  • Has dalam
  • Sengkel
  • Sandung lamur
  • Sirloin

Setiap bagian memiliki karakter berbeda sehingga penting disesuaikan dengan jenis masakan.

Kesimpulan

Memasak daging sapi kurban agar cepat empuk ternyata tidak harus menggunakan presto. Dengan teknik sederhana seperti memotong melawan serat, memanfaatkan nanas atau daun pepaya, hingga menggunakan metode rebus khusus, daging bisa menjadi lebih empuk dan nikmat.

Selain hemat waktu dan gas, cara ini juga membuat cita rasa masakan kurban semakin lezat untuk dinikmati bersama keluarga.

Tingkatkan exposure dan reputasi brand/perusahaan lewat publikasi media nasional 

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img