PT PP (Persero) Tbk (PTPP), perusahaan BUMN di bidang konstruksi dan investasi, kembali mencatat prestasi di kancah internasional. Melalui inovasi lean construction, PTPP berhasil menarik perhatian dunia dalam ajang bergengsi International Group for Lean Construction (IGLC) ke-33 yang digelar di Jepang.
Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menjelaskan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti komitmen perusahaan dalam mengembangkan sistem konstruksi yang efisien dan berkelanjutan.
“Ke depannya, PTPP berkomitmen untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam pengembangan praktik konstruksi yang efisien dan berkelanjutan, baik di tingkat nasional maupun internasional,” kata Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (4/7).
Dalam konferensi tersebut, PTPP tampil sebagai pembicara dan berhasil mempresentasikan dua studi ilmiah internasional yang lolos seleksi ketat dan telah diterbitkan dalam Proceeding IGLC 33. Kedua studi tersebut kini dapat diakses publik melalui situs resmi IGLC.net.
Joko mengatakan, keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi PTPP, tetapi juga menginspirasi karya-karya lain untuk turut berkontribusi dalam agenda lean construction berskala internasional.
Joko menjelaskan, inovasi PTPP dalam Studi Ilmiah di IGLC-33 ini mempresentasikan dua tema penelitian yang berfokus pada peningkatan efisiensi dan efektivitas dalam proyek konstruksi yakni “Simulation of Takt Time Planning, Study Case: Housing In The New Capital City of Indonesia”.
Penelitian ini membahas strategi manajemen konstruksi yang efektif untuk menyelesaikan proyek tepat waktu, dengan studi kasus pada proyek pembangunan Rumah Susun Aparatur Sipil Negara (Rusun ASN) di IKN.
Dalam penelitian ini, PTPP menggunakan metode perencanaan Takt Time, sebuah metode dalam lean construction yang menyesuaikan alur kerja untuk menciptakan proses efisien pada proyek kompleks.
Paper kedua “Bridging Theory and Practice: Evaluating Lean Construction with Lego Simulations” yang membahas tantangan dalam mengukur manfaat lean construction dan Last Planner System (LPS) dalam aplikasi praktis.
Penelitian ini menganalisis data dari 40 simulasi konstruksi berbasis LEGO yang dirancang untuk mengeksplorasi parameter utama yang memengaruhi hasil proyek, seperti biaya, limbah, waktu, keselamatan, cacat, dan Percent Plan Complete (PPC).
Menggunakan metode statistik seperti analisis korelasi dan sensitivitas, penelitian ini mengidentifikasi biaya sebagai faktor paling sensitif, sementara pengelolaan limbah material menjadi pendorong penting untuk meningkatkan efisiensi.
Keikutsertaan PTPP dalam forum IGLC ke-33 menjadi langkah strategis untuk memperkenalkan kapabilitas konstruksi Indonesia kepada komunitas global, terutama dalam praktik lean construction. Ini merupakan kali kedua PTPP tampil di ajang serupa setelah sebelumnya berpartisipasi di IGLC ke-32 di Lille, Perancis pada tahun 2023.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

































