Bank Sumut Raup Laba Bersih Rp372 Miliar pada Semester I 2025, Naik 5,89 Persen

PT Bank Sumut, Bank Pembangunan Daerah (BPD) milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, mencatatkan kinerja positif pada semester I tahun 2025. Bank ini berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp372 miliar, meningkat 5,89 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp352 miliar.

“Angka ini tumbuh sekitar 5,89 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya tercatat sebesar Rp352 miliar,” kata Direktur Keuangan dan Teknologi Informasi Arieta Aryanti dalam keterangannya di Medan, Jumat (4/7).

- Advertisement -

Ia mengatakan, total aset Bank Sumut mencapai Rp45,3 triliun per akhir Juni 2025, mengalami pertumbuhan sekitar delapan persen secara tahunan (year on year).

Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun tercatat sebesar Rp37 triliun, naik 8,48 persen. Penyaluran kredit juga tumbuh 8,44 persen menjadi Rp32,2 triliun, mencerminkan performa intermediasi keuangan yang stabil.

- Advertisement -

Arieta, mengatakan pertumbuhan laba tersebut menjadi bukti penguatan kepercayaan publik terhadap Bank Sumut, yang didorong oleh transformasi digital dan pengelolaan keuangan yang hati-hati (prudent).

“Capaian ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap Bank Sumut yang terus menguat, ditopang oleh pengelolaan keuangan yang prudent dan transformasi digital yang berkelanjutan,” kata Arieta.

Direktur Bisnis dan Syariah Bank Sumut, Syafrizalsyah, menjelaskan bahwa selain mencatat pertumbuhan laba, Bank Sumut juga aktif memperkuat peran sebagai mitra strategis bagi pemerintah daerah. Salah satunya melalui pembiayaan infrastruktur yang disalurkan lewat kredit pemda (pemerintah daerah).

“Termasuk mendorong pembiayaan infrastruktur melalui kredit pemda (pemerintah daerah),” ujar dia.

- Advertisement -

Menurutnya, pertumbuhan laba bersih itu juga didorong oleh efisiensi operasional, membaiknya kualitas aset, serta penguatan strategi penagihan. Ia menambahkan, pengembangan literasi keuangan di kalangan masyarakat juga turut menopang kinerja perusahaan selama paruh pertama tahun ini.

“Selain itu, perluasan basis nasabah captive dan pengembangan literasi keuangan turut menopang kinerja semester I tahun ini,” tutur Syafrizalsyah.

Dari sisi manajemen risiko, Direktur Kepatuhan Bank Sumut Eksir menyebutkan bahwa kualitas aset Bank Sumut mengalami perbaikan signifikan. Hal ini terlihat dari penurunan rasio kredit bermasalah (NPL) sebesar 0,12 persen secara tahunan, dari 2,55 persen menjadi 2,43 persen.

“Kinerja semester I ini memperkuat posisi Bank Sumut sebagai lembaga keuangan daerah adaptif, sehat, dan berkomitmen terhadap pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” tegas Eksir.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img