PAM Jaya Gandeng UI Tingkatkan Kualitas Layanan Air Minum di Jakarta

Perusahaan Umum Daerah Air Minum Jaya (PAM Jaya) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Indonesia (UI) untuk melakukan riset yang berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan air minum kepada masyarakat Jakarta.

Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasruddin, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam membangun layanan air minum yang lebih tangguh dan adaptif. Menurutnya, peran dunia akademik sangat krusial dalam menghadirkan masukan berbasis riset yang kredibel untuk mendukung kebijakan pelayanan publik, khususnya di kota metropolitan seperti Jakarta.

- Advertisement -

“Kami percaya bahwa dukungan akademik sangat penting dalam memperkuat ketahanan layanan,” kata Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasruddin di Jakarta, Rabu (21/5).

Kerja sama ini merupakan perpanjangan dari kolaborasi antara PAM Jaya dan Center for Strategic and Global Studies (CSGS) dari Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia (SKSG UI) merupakan langkah nyata dari perusahaan daerah tersebut.

- Advertisement -

Apalagi, kata Arief, tantangan bagi perusahaan milik Pemprov DKI dalam melayani masyarakat di kota seperti Jakarta ini membutuhkan masukan yang tepat dari dunia akademik.

“Kolaborasi ini menjadi langkah konkret untuk membangun sistem yang lebih tangguh dan adaptif terhadap dinamika kota seperti Jakarta,” ujarnya.

Kepala CSGS SKSG UI, Shobichatul Aminah, menyatakan bahwa riset ini bertujuan untuk memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas layanan publik, terutama dalam penyediaan air minum bersih sebagai kebutuhan dasar masyarakat urban.

“Khususnya air minum yang merupakan kebutuhan dasar warga kota,” katanya.

- Advertisement -

Sebagai simbol kontribusi nyata, PAM Jaya juga memberikan bantuan berupa dispenser air minum kepada SKSG UI. Langkah ini menjadi bagian dari inisiatif mendukung kampus yang sehat dan ramah lingkungan serta mengurangi ketergantungan terhadap air kemasan sekali pakai.

Kerja sama ini mencakup penyusunan, pelaksanaan dan pelaporan kajian yang akan menjadi landasan ilmiah dalam penyusunan kebijakan pelayanan air minum yang lebih tangguh dan inklusif di wilayah DKI Jakarta.

Selain itu, sebagai bagian dari komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dan gaya hidup sehat, BUMD ini terus mendorong sinergi positif melalui penyediaan akses air minum perpipaan yang andal dan berkualitas.

Menurut Arief, salah satu bentuk konkret dari inisiatif ini adalah pemberian bantuan “water dispenser” kepada institusi pendidikan seperti SKSG Universitas Indonesia.

“Langkah ini tidak hanya mendukung pengurangan ketergantungan pada air kemasan sekali pakai, tetapi juga menjadi bagian dari upaya besar dalam mengurangi limbah plastik, khususnya botol minum,” kata Arief.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img