PT Bank bjb Syariah mencatatkan pertumbuhan signifikan dalam realisasi pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Syariah. Hingga April 2025, total pembiayaan KPR syariah mencapai Rp 3,39 triliun, meningkat sebesar 13% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar Rp 3,01 triliun. Angka tersebut mencerminkan peningkatan realisasi sebesar Rp 385,04 miliar secara tahunan (year-on-year).
Direktur Utama bank bjb Syariah, Arief Setyahadi, menjelaskan bahwa pihaknya optimistis tren pertumbuhan KPR syariah akan terus berlanjut sepanjang tahun 2025. Menurutnya, pertumbuhan yang stabil didukung oleh strategi adaptif yang diterapkan perusahaan.
“Dengan pertumbuhan yang stabil dan strategi yang adaptif, KPR syariah diproyeksikan akan terus berkembang pada tahun 2025,” katanya seperti dilansir dari Kontan.co.id.
Sebagai bagian dari strategi ekspansi bisnis pembiayaan berbasis prinsip syariah, bank bjb Syariah berkomitmen meningkatkan portofolio pembiayaan melalui inovasi produk, digitalisasi layanan, serta menjalin kemitraan strategis.
Bank bjb Syariah menjalankan sejumlah inisiatif untuk memperkuat posisi di pasar pembiayaan syariah, khususnya pada sektor perumahan. Strategi tersebut meliputi:
- Kemitraan dengan lembaga pemerintah, seperti BP Tapera, Kementerian PUPR, dan Kementerian Perumahan.
- Kerja sama dengan BUMN Saranamulti Griya Finansial (SMF) untuk mendukung program pembiayaan rumah melalui produk Griya Nusantara.
- Kolaborasi dengan pengembang properti dan asosiasi dalam memperluas akses pembiayaan KPR syariah.
- Segmentasi produk dan penyesuaian target pasar untuk menjangkau sektor-sektor unggulan yang menjadi fokus pembiayaan bank bjb Syariah.
Langkah strategis ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing bank bjb Syariah di tengah ketatnya industri pembiayaan perumahan nasional, sekaligus memperluas inklusi keuangan syariah di Indonesia.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

































