Menjelang Hari Raya Idulfitri, transaksi remitansi PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) selama Ramadan tahun ini mencapai Rp 1,5 triliun. Angka tersebut mengalami peningkatan sekitar 15% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Jumlah transaksi yang tercatat mencapai sekitar 250.000, dengan mayoritas berbentuk transfer. Pencapaian ini tidak lepas dari kemitraan BSI dengan 13 agen remitansi yang tersebar di berbagai negara di Asia, Eropa, dan Amerika.
BSI Perluas Akses Layanan Remitansi
Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna, menyatakan bahwa perusahaan terus berupaya meningkatkan layanan agar nasabah dapat lebih mudah mengakses BSI, baik di dalam negeri maupun luar negeri.
Baca Juga: Pasarkan Produk Investasi ST014, BSI Bidik Penjualan Rp1 Triliun
“Salah satu langkah yang kami lakukan adalah terus menjajaki potensi kerja sama dengan mitra di berbagai negara agar WNI, khususnya pekerja migran, dapat bertransaksi dengan lebih mudah,” ujar Anton dalam siaran pers pada Senin (24/3).
Anton juga menjelaskan bahwa kemudahan layanan remitansi BSI memungkinkan nasabah untuk bertransaksi melalui aplikasi mitra remittance tanpa harus datang ke kantor cabang. Dengan inovasi ini, proses pengiriman uang menjadi lebih praktis dan efisien.
Pertumbuhan Transaksi Hingga 40%
Dengan berbagai peningkatan layanan, rata-rata pertumbuhan transaksi remitansi di sejumlah negara mencapai 30%-40%. Keunggulan layanan remitansi BSI meliputi kecepatan transaksi, aksesibilitas yang mudah, serta biaya yang kompetitif.
Selain itu, nasabah juga dapat menghubungi BSI Call 14040 untuk mendapatkan layanan pelanggan yang siap diakses kapan saja dan di mana saja.
“BSI berkomitmen untuk terus meningkatkan dan memperluas layanan remitansi guna memberikan kemudahan bagi para nasabah,” tutup Anton.
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News

































