Pemerintah mengumumkan kebijakan diskon tarif tol sebesar 20 persen bagi para pemudik yang melakukan perjalanan selama periode Lebaran 2025. Keputusan ini diambil dalam Rapat Koordinasi Pembahasan Kesiapan Menyambut Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1446 H.
Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Lodewijk F. Paulus, menyatakan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan kelancaran arus mudik.
“Yang sudah pasti jalan tol mendapatkan diskon sebesar 20 persen sehingga diharapkan semuanya dapat memberikan kelancaran terhadap proses ini,” ujar Lodewijk melalui keterangan tertulis yang dibagikan Kementerian Pekerjaan Umum, Selasa (25/2).
Daftar Ruas Tol yang Mendapat Diskon
Diskon tarif tol ini akan berlaku di beberapa ruas tol utama yang menjadi jalur mudik, di antaranya:
✅ Tol Tangerang-Merak
✅ Tol Jakarta-Cikampek
✅ Tol MBZ
✅ Tol Cikampek-Palimanan
✅ Tol Palimanan-Kanci
✅ Tol Kanci-Pejagan
✅ Tol Pejagan-Pemalang
✅ Tol Pemalang-Batang
✅ Tol Batang-Semarang
✅ Tol Semarang ABC
Selain itu, diskon juga berlaku di beberapa ruas tol luar Pulau Jawa, seperti:
✅ Tol Indrapura-Kisaran
✅ Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat (segmen Tebing Tinggi-Sinaksak)
✅ Tol Pekanbaru-Dumai
✅ Tol Indralaya-Prabumulih
✅ Tol Kayuagung-Palembang
✅ Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayuagung
✅ Tol Bakauheni-Terbanggi Besar
Menurut Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Hubungan Antar Lembaga, Triono Junoasmono, periode diskon tarif tol masih dalam tahap pembahasan.
“Usulan periode pemberian diskon tarif tol adalah pada Senin-Selasa, 24-25 Maret 2025 untuk 17 ruas tersebut. Dan tambahan tanggal Rabu-Kamis, 26-27 Maret 2025 untuk lima ruas jalan tol yang dikelola oleh PT Jasa Marga untuk arus mudik. Serta pada Selasa-Rabu, 8-9 April 2025 untuk arus balik,” ujar Triono.
Dia menambahkan, “Periode ini masih tentatif menunggu penetapan resmi periode kebijakan flexible working arrangement dari Pemerintah.”
Di sisi lain, pemerintah masih mengkaji kemungkinan pemberian diskon tiket pesawat untuk perjalanan mudik Lebaran 2025. Lodewijk menyebutkan bahwa pemerintah berharap diskon tiket pesawat bisa lebih besar dibandingkan periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) sebelumnya yang hanya mencapai 10 persen.
“Kalau pada Nataru kemarin turun 10 persen, kita harapkan (untuk Ramadan dan Idul Fitri 1446 H) lebih dari 10 persen,” ujar Lodewijk.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

































