BCA dan PPBI Bantu 92 Keluarga Desa Noelbaki Nikmati Air Bersih

PT Bank Central Asia (BCA) bekerja sama dengan Persatuan Pensiunan Bank Indonesia (PPBI) menghadirkan instalasi air bersih bagi warga Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.

Peresmian instalasi ini dilakukan langsung oleh Komisaris PT BCA, Cyrilus Harinowo, bersama Pengurus Pusat PPBI, Arief Santoso, pada Senin, 24 Februari 2025, di Desa Noelbaki.

- Advertisement -

Acara tersebut juga dihadiri oleh Pengurus Pusat PPBI Suzana Hamboer, Deputi Perwakilan Bank Indonesia NTT Pratyaksa Canaridytia, Pimpinan BCA Cabang Kupang Pranoto, Ketua PPBI Cabang Kupang Anton Seda, serta Kepala Desa Noelbaki Oktovianus Lago Buke.

BCA dan PPBI tidak mengungkapkan jumlah donasi yang diberikan, namun manfaat instalasi ini sangat besar karena mampu menyediakan akses air bersih bagi 92 kepala keluarga, atau lebih dari 400 jiwa di desa tersebut.

- Advertisement -
Baca Juga: Serangan Siber ke Sistem BCA Tembus 4 Miliar pada 2024, DDoS Jadi Ancaman Utama

Komisaris PT BCA, Cyrilus Harinowo, menjelaskan bahwa instalasi ini dapat menjangkau hingga 2 km dari titik sumber air, sehingga sangat membantu warga Desa Noelbaki yang sebelumnya sering mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

“Saya melihat perubahan besar di sini. Dulu, saat pertama kali saya datang, daerah ini kering kerontang. Sekarang, semuanya tampak hijau. Sebagai bank swasta terbesar di Indonesia, BCA tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga berkomitmen untuk berbagi dengan sesama,” ujar Harinowo.

Ia juga menyinggung pengalaman BCA dalam membantu Kabupaten Gunungkidul sejak 2002, yang kala itu merupakan daerah miskin. Dengan berbagai bantuan, termasuk dari BCA, wilayah tersebut kini berkembang dan menarik wisatawan. Harinowo berharap hal serupa dapat terjadi di Kabupaten Kupang, khususnya Desa Noelbaki, agar ekonomi lokal semakin maju.

“Semoga Desa Noelbaki semakin berkembang di tahun-tahun mendatang,” tambahnya.

- Advertisement -

Sementara itu, Pengurus Pusat PPBI, Arief Santoso, menyampaikan apresiasi kepada Harinowo dan BCA atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, proses pembangunan instalasi ini membutuhkan waktu yang cukup lama, karena harus melalui berbagai tahapan, baik di BCA maupun di PPBI.

“Sumber dana berasal dari BCA dan PPBI yang kemudian menyalurkan bantuan ini. Kami juga berterima kasih kepada warga yang dengan sukarela menghibahkan tanahnya untuk lokasi pompa air. Ini bukan bantuan pertama yang kami berikan, namun proyek ini menjadi prioritas utama karena banyak wilayah lain yang diusulkan, tetapi tidak semua mendapat persetujuan pendanaan,” jelasnya.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk merawat fasilitas yang telah diberikan.

“Tolong jaga dan rawat instalasi ini dengan baik. Buatlah sistem manajemen untuk pendanaan serta pengelolaan air bersih. Membangun memang tidak mudah, tetapi merawatnya sering kali menjadi tantangan yang lebih besar,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img