Bank Riau Kepri Syariah dipercaya sebagai mitra pengelola keuangan yang efektif dan efisien oleh Institut Agama Islam HM Lukman Edy (IAILe) Pekanbaru untuk mengatur gaji dosen dan karyawan.
Kerjasama ini dituangkan dalam perjanjian kerja sama (PKS) yang ditandatangani oleh Rektor IAILe, Dr. H. M. Syahrial, M.Sh, EC, dan Branch Manager BRK Syariah Pekanbaru, Sudirman, Mohd Zamroni Fathoni, di ruang Sharia Digital Center Menara Dang Merdu BRK Syariah pada Senin, 24 Februari 2025.
“Ini adalah PKS pertama kami dengan BRK Syariah, meskipun sebelumnya transaksi keuangan keluarga besar IAILe sudah dilakukan melalui BRK Syariah,” ujar Rektor IAILe, M. Syahrial, didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Zainur, ME, usai penandatanganan.
Baca Juga: Bank Riau Kepri Syariah Dukung Pembangunan Infrastruktur di Kepulauan Meranti
Syahrial menambahkan, kemitraan ini akan semakin memperkuat sinergi antara IAILe dan BRK Syariah dalam mengembangkan sarana pendidikan. “Peningkatan fasilitas IAILe ke depannya diharapkan bisa berjalan beriringan dengan dukungan BRK Syariah,” katanya.
Sejak berdiri pada 2010, IAILe telah membuka jurusan Perbankan Syariah dan beberapa alumninya kini berkarier di BRK Syariah. “Sebagai lembaga yang berasal dari Riau, sudah sepatutnya kami mendukung kemajuan bank daerah,” tambah Syahrial.
Saat ini, IAILe memiliki sekitar 530 mahasiswa yang menempuh pendidikan di berbagai jurusan, seperti Perbankan Syariah, Hukum, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Psikologi Islam (S1), dan Hukum (S2). Melalui PKS ini, tenaga pengajar juga dapat mengajukan pembiayaan melalui BRK Syariah.
Syahrial juga menegaskan bahwa minat masyarakat untuk bergabung dengan IAILe terus meningkat, seiring dengan pengembangan kurikulum yang berkualitas. “BRK Syariah dapat berperan langsung dalam memberikan materi di jurusan Perbankan Syariah kami,” ujarnya.
Branch Manager BRK Syariah Pekanbaru, Sudirman, Mohd Zamroni Fathoni, mengungkapkan bahwa kerjasama ini merupakan bentuk dukungan BRK Syariah terhadap dunia pendidikan. Layanan perbankan syariah diharapkan dapat memenuhi kebutuhan finansial seluruh civitas akademika di IAILe.
“Kolaborasi ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi finansial bagi mahasiswa, membiasakan mereka menabung, merencanakan keuangan sejak dini, dan membangun disiplin finansial,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kerjasama ini meliputi berbagai aspek, termasuk implementasi sistem pengelolaan keuangan syariah melalui layanan cash management system (CMS) yang terintegrasi. Harapannya, proses transaksi menjadi lebih transparan dan akuntabel, baik dalam pembayaran gaji, biaya pendidikan, maupun layanan keuangan lainnya.
“Selain itu, program literasi keuangan akan dikembangkan untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa, mempersiapkan mereka menghadapi tantangan keuangan di masa depan,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News

































