InfoEkonomi.ID – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (Telkom) menunjukkan komitmennya terhadap kesejahteraan masyarakat dengan menyalurkan bantuan air bersih dan sanitasi layak ke 17 provinsi di 53 titik di seluruh Indonesia. Program ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, mengingat masih banyak yang tidak memiliki akses ke air bersih.
Provinsi yang menerima bantuan ini mencakup Jawa Timur, Jawa Barat, DKI Jakarta, Sumatera Utara, hingga Sulawesi Selatan. Berdasarkan data Kementerian PUPR, pada 2022 sekitar 35,3 juta orang di Indonesia masih kekurangan akses air bersih, terutama di daerah pedesaan.
Program penyaluran ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) Telkom dan sejalan dengan target pemerintah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), yang menargetkan 90% akses sanitasi layak dan 100% akses air minum layak pada tahun 2024.
Senior General Manager Social Responsibility Center Telkom, Hery Susanto, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan, khususnya di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar).
“Salah satunya diimplementasikan melalui pemenuhan kebutuhan air bersih dan sanitasi masyarakat. Diharapkan program ini dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan khususnya bagi masyarakat di wilayah pedesaan,” kata Hery dikutip cnnindonesia.com, Selasa (8/10).
Salah satu penerima manfaat, Andri, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima, yang sangat membantu akses air bersih di desanya. “Kami tidak lagi merasa kesulitan untuk mengakses air bersih,” ujarnya.
Dengan komitmen ini, Telkom berharap dapat terus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals, khususnya poin ke-6 tentang pengelolaan air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan.

































