Pizza Hut Dukung Petani Lewat Kemitraan Strategis

PT SARIMELATI Kencana Tbk (PZZA), pemegang waralaba Pizza Hut, telah bermitra dengan lebih dari 100 petani di sembilan wilayah untuk menyediakan hasil pertanian yang berkualitas untuk gerai-gerai Pizza Hut. Hasil pertanian tersebut dipasok untuk berbagai layanan, termasuk Pizza Hut Restaurant, Pizza Hut Delivery, dan Pizza Hut Ristorante.

Elvin Rahardja, Head of Marketing Pizza Hut Indonesia, menjelaskan bahwa sejak tahun 2013, perusahaan telah melaksanakan Program Pizza Hut Peduli 8P yang mencakup inisiatif Peduli Petani. “Berdasarkan Survei Persepsi Petani 2024, 43,8% petani tidak mendapatkan permodalan yang layak dan 47% tidak mendapatkan akses lahan yang mencukupi,” ungkapnya saat acara Jelajah Pertanian Pizza Hut di Megamendung, Bogor, pada Rabu (23/10).

Dede Supria, perwakilan dari Kelompok Tani Pangrango di Megamendung, mengungkapkan tantangan utama yang dihadapi petani, termasuk kesulitan dalam modal dan pemasaran. “Harga pupuk dan benih sering kali tidak sebanding dengan harga jual di pasar,” jelas Dede. Kehadiran Pizza Hut, menurutnya, memberikan solusi nyata dengan akses modal yang lebih mudah dan membantu pemasaran hasil pertanian langsung ke restoran dengan harga yang stabil.

Saat ini, bahan-bahan seperti tomat, buncis, selada, dan paprika yang digunakan oleh Pizza Hut Indonesia berasal dari petani binaan. Dede menambahkan bahwa kelompoknya mampu memproduksi sekitar 80 ton paprika per tahun, dengan produksi bulanan berkisar antara 2 hingga 3 ton. “Jika hasil produksi berlebih, kami akan salurkan ke gerai terdekat atau ke daerah Kendal hingga Boyolali,” tambahnya.

Dede menjelaskan bahwa lahan pertanian dalam program kemitraan ini mencakup hampir 3 hektar di daerah dengan ketinggian 900–1300 meter di atas permukaan laut, dilengkapi dengan total 80 greenhouse. Kondisi ini sangat ideal untuk menghasilkan sayuran segar yang dipasok ke berbagai gerai Pizza Hut.

Samsul Hadi, Konsultan Pertanian Pizza Hut Indonesia, menekankan bahwa program ini menerapkan Good Agricultural Practices (GAP) dan Good Handling Practices (GHP), serta memberikan dukungan menyeluruh kepada petani. “Inisiatif ini memberikan tiga manfaat utama: meningkatkan kesejahteraan petani, memastikan keamanan bahan berkualitas tinggi untuk Pizza Hut, serta memperhatikan dampak lingkungan,” ujarnya.

Dukungan ini memungkinkan petani lokal untuk mengoptimalkan produksi dan memastikan pasokan bahan segar berkualitas tinggi. “Program Pizza Hut Peduli Petani adalah bagian dari upaya kami untuk menghadirkan bahan berkualitas melalui hubungan saling menguntungkan dengan petani lokal,” pungkas Elvin, menekankan pentingnya kontribusi terhadap keberlanjutan pangan berkualitas di Indonesia.

 

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img