IDSurvey Incar Posisi Leader Jasa TICCS Asia Pasifik

Holding BUMN Jasa Survey, IDSurvey terus mempersiapkan diri untuk menjadi pemimpin di bidang jasa Testing, Inspection, Certification, Calssification, dan Statutory (TICCS) di Indonesia hingga kawasan Asia Pasifik.

Direktur Utama IDSurvey, Arisudono Soerono, menjelaskan bahwa holding ini terdiri dari PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) (BKI) sebagai induk perusahaan, bersama dua anak perusahaan, PT SUCOFINDO dan PT Surveyor Indonesia. Proses pembentukan holding ini melibatkan inbreng saham dari kedua anak perusahaan ke BKI.

- Advertisement -

“Salah satu tugas kami adalah menilai barang dan jasa yang diperdagangkan di Indonesia, memastikan bahwa semuanya sesuai dengan standar kualitas, keselamatan, dan keamanan yang berlaku,” kata Arisudono dikutip cnbcindonesia, Kamis (17/10). BKI, sebagai induk, fokus pada jasa maritim dan komersial, memberikan sertifikasi dan pemastian dokumen kapal sesuai dengan standar klasifikasi.

Anak perusahaan SUCOFINDO memiliki klien utama di sektor batu bara, mineral, dan ritel, termasuk sertifikasi Halal, sedangkan Surveyor Indonesia berperan dalam penilaian institusi pemerintah dan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

- Advertisement -

Arisudono menambahkan bahwa IDSurvey merupakan bagian penting dari perekonomian Indonesia, memastikan bahwa produk yang tidak memenuhi standar dapat mengganggu sistem produksi nasional. Dia optimis bahwa kesadaran pelaku usaha untuk melakukan sertifikasi pihak ketiga akan terus meningkat, mendorong pertumbuhan yang positif.

Target awal IDSurvey adalah masuk ke dalam lima besar industri TICCS di Asia Pasifik, dan saat ini sudah berhasil menjadi Top 3 di kawasan tersebut. Holding ini juga sedang menyusun rencana kerja dan anggaran untuk tahun 2025 dengan tema “Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Akselerasi Transformasi Bisnis.”

Visi IDSurvey adalah menjadi grup perusahaan TIC berkelas dunia pada tahun 2029. Direktur Operasi BKI, R. Benny Susanto, berharap keberadaan IDSurvey dapat memberikan manfaat luas kepada masyarakat dengan meningkatkan kualitas keselamatan dan keamanan produk serta jasa yang dikonsumsi.

Selain itu, kolaborasi antara ketiga entitas ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan laba, efisiensi, serta mencegah redundansi. Darwin Abas, Direktur Layanan Sumber Daya Alam PT SUCOFINDO, menegaskan potensi kolaborasi strategis IDSurvey dalam memberikan nilai tambah kepada berbagai industri, termasuk industri baterai, mobil listrik, minyak dan gas, serta ekonomi hijau.

- Advertisement -

Dengan langkah-langkah ini, IDSurvey berkomitmen untuk menjadi pemimpin di sektor jasa TICCS dan berkontribusi positif terhadap perekonomian Indonesia.

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img