InfoEkonomi.ID – BBN Airlines telah resmi melayani penerbangan domestik di Indonesia, menawarkan harga tiket yang lebih kompetitif dibandingkan Garuda Indonesia. Maskapai baru ini mulai beroperasi pada beberapa rute utama, yaitu Cengkareng (CGK)-Surabaya (SUB), Cengkareng (CGK)-Balikpapan (BPN), dan Cengkareng (CGK)-Denpasar (DPS), dengan frekuensi penerbangan tujuh kali per minggu.
Melansir bisnis.com, untuk rute Cengkareng-Balikpapan, tiket BBN Airlines dibanderol Rp1,32 juta untuk penerbangan Rabu (2/10). Sementara itu, harga tiket untuk rute Jakarta-Surabaya adalah Rp970.880 untuk penerbangan Kamis, 3 Oktober, dan turun menjadi Rp870.880 pada hari Jumat, 4 Oktober. Tiket untuk rute Jakarta-Denpasar dijual seharga Rp1.447.880 pada Kamis dan turun menjadi Rp1.297.880 pada Jumat.
Jika dibandingkan dengan Garuda Indonesia, harga tiket untuk rute Jakarta-Balikpapan berada di kisaran Rp2.096.720 hingga Rp2.144.420, sedangkan tiket untuk Jakarta-Surabaya dihargai Rp1.598.720. Untuk rute Jakarta-Denpasar, tiket Garuda Indonesia mencapai Rp1.921.020, jauh lebih mahal dibandingkan dengan BBN Airlines.
BBN Airlines juga bersaing dengan AirAsia, yang menawarkan harga sedikit lebih tinggi untuk beberapa rute. Misalnya, untuk rute CGK-Balikpapan, tiket AirAsia dijual mulai Rp1.627.000, sementara untuk Jakarta-Surabaya, tiketnya mulai dari Rp999.671. Di sisi lain, harga tiket AirAsia untuk Jakarta-Denpasar adalah Rp1.392.056.
Dari analisis harga tiket ini, BBN Airlines menawarkan opsi yang lebih terjangkau bagi penumpang yang ingin melakukan perjalanan domestik, membuatnya menjadi alternatif menarik di pasar penerbangan Indonesia.

































