Pengeboran menggunakan rig PT Pertamina Drilling Services Indonesia #32.2/N80UE (1000 HP) ini direncanakan mencapai kedalaman 2.500 mSSTVD / 2.534 mMD dalam waktu 67 hari. Kampanye pengeboran di wilayah Regional Indonesia Timur, khususnya di Sulawesi, ini bertujuan untuk mendukung pembentukan pusat produksi gas baru.
- Advertisement -
“Langkah ini bukan hanya sebagai bagian dari komitmen kami untuk mencapai target produksi minyak nasional sebesar 1 juta barel dan produksi gas sebesar 12 miliar kaki kubik (BCF), tetapi juga untuk menciptakan pusat gas baru yang mendukung transisi energi, mengingat gas adalah energi fosil yang paling bersih,” ujar Kepala Divisi Pengeboran & Sumuran SKK Migas, Surya Widyantoro, dalam acara pembukaan pengeboran sumur Tedong (TDG)-001 yang dilakukan secara daring pada Minggu (28/7/2024).
Acara ini juga dihadiri oleh beberapa pejabat, antara lain Kepala Perwakilan Kalimantan & Sulawesi SKK Migas Deddy Haryadi, Direktur Regional Indonesia Timur Muhamad Arifin, VP Eksplorasi Regional Indonesia Timur Dedi Yusmen, VP Development & Drilling Regional Indonesia Timur Ali Sundja, dan GM Zona 13 Andry Sehang. Setelah acara pembukaan, diadakan juga doa bersama dan pemberian santunan di Balai Desa Momo, serta doa bersama oleh tim Rig PDSI #32.2/D1000-E dan seluruh personel mitra kerja di lokasi pengeboran.
- Advertisement -
“Kami berharap pengeboran sumur TDG-001 ini memberikan hasil yang terbaik. Kami juga mengingatkan semua pekerja dan mitra kerja untuk selalu mengutamakan keselamatan kerja sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku,” tambah Surya.
Dedi Yusmen menjelaskan bahwa sumur TDG-001 adalah sumur ke-4 dari lima sumur yang direncanakan dalam Kampanye Pengeboran hingga tahun 2025. Dalam kampanye ini, eksplorasi dilakukan di lima lokasi sumur yaitu East Wolai (EWO)-001, West Wolai (WWO)-001, Julang Emas (JLE), Yaki Emas di Kabupaten Banggai, serta Tedong (TDG)-001 di Kabupaten Morowali Utara. “Pengeboran TDG-001 ini akan menyasar lapisan Carbonate Minahaki untuk target gas dan Carbonate Tomori untuk target gas dan minyak,” jelasnya.