InfoEkonomi.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan kegembiraannya terhadap kondisi ekonomi Indonesia yang menunjukkan performa positif dalam Rakornas Tim Pengendalian Inflasi Daerah dan Pusat di Istana Negara, Jakarta Pusat hari ini.
Jokowi mengungkapkan, inflasi Indonesia saat ini berada di level rendah, tepatnya sebesar 2,84%, sementara pertumbuhan ekonomi mencatatkan angka 5,11%.
“Sekarang inflasi 2,84%, growth pertumbuhan ekonomi 5,11%. Lah ini seger, segarrr kalau seperti ini,” ujar Jokowi dengan senyum mengembang, disambut tepuk tangan dari para hadirin.
Presiden juga menjelaskan bahwa setiap kunjungannya ke daerah selalu menanyakan tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonomi kepada kepala daerah.
“Setiap ke daerah yang saya tanyakan selalu inflasi berapa pak gubernur, growth ekonomi berapa pak bupati walikota. Supaya kita peduli dan aware sama hal yang sangat penting,” ujar Jokowi.
Dia melanjutkan bila inflasi tinggi bahkan sampai ke level 9,6% seperti 9-10 tahun yang lalu masyarakat sendiri yang akan merasakan deritanya. Inflasi harus rendah dan diiringi pertumbuhan ekonomi yang tumbuh moncer.
“Begitu inflasi naik misalnya 9,6%, pertumbuhan ekonomi kita di angka 5, ya berat. Yang rasakan adalah rakyat,” kata Jokowi. Artikel ini kami lansir dari detikfinance
































