InfoEkonomi.ID – PT Astra Welab Digital Artha (Maucash) mencatatkan adanya peningkatan signifikan dalam porsi pembiayaan produktif yang mencapai 80% dari keseluruhan portofolio. Angka ini meningkat sebesar 18%.
Direktur Marketing Maucash, Indra Suryawan, memproyeksikan pada tahun 2024, Maucash optimistis pendanaan sektor produktif dapat bertumbuh sebesar 20%-25%.
Untuk mendorong target yang sudah ditetapkan tersebut, perusahaan melakukan penetrasi yang lebih luas lagi ke segmen produktif yang perusahaan miliki.
“Sehingga produk Maumodal ini dapat lebih berkembang lagi khususnya di industri yang saat ini belum atau sudah kita jajaki, tetapi cakupannya belum terlalu besar sehingga penetrasi yang dilakukan harus lebih dalam dan lebih luas lagi supaya kita bisa semakin kuat di bidang tersebut,” tuturnya.
Selain itu, Indra juga menyebut Maucash akan terus melakukan penetrasi yang lebih detail dan mendalam untuk bisa menyasar lebih banyak lagi jangkauan di Luar Jawa.
“Oleh karena itu, kami seringkali mengedukasi masyarakat di luar Jawa untuk lebih menyadarkan soal pendanaan produktif,” ujarnya yang dilansir dari Kontan, Jumat (3/5).
Indra mengatakan sejak awal Maucash tidak membeda-bedakan baik yang di Jawa maupun di luar Jawa dalam menyalurkan pendanaan.
Oleh karena itu, pihaknya akan terus mengembangkan produk terbaik perusahaan agar dapat diterima oleh semua masyarakat Indonesia, termasuk di Luar Jawa.
Dia tak memungkiri bahwa potensi di Luar Jawa masih sangat besar ke depannya.
Sementara itu, Indra juga membeberkan penyaluran pendanaan Maucash memang mayoritas masih terpusat di kota-kota besar dan sektor industri yang maju, seperti otomotif, FMCG, dan logistik.
Dia pun menerangkan sejak berdiri hingga saat ini, Maucash telah menyalurkan pendanaan mencapai Rp5 triliun. Adapun TKB90 perusahaan pada 2 Mei 2024 sebesar 95,6%.

































