Rabu, April 24, 2024
spot_img

BERITA UNGGULAN

Pasar-Pasar Unik di Indonesia Jadi Daya Tarik Wisata

- Advertisement -

InfoEkonomi.ID – Selama ini mungkin kamu beranggapan jika pasar tradisional hanya menjadi tempat transaksi jual-beli saja. Padahal, pasar tradisional juga menyimpan banyak kearifan lokal.

Menariknya lagi, di Indonesia tersebar berbagai pasar-pasar unik yang memiliki ciri khasnya masing-masing. Bahkan ciri khas tersebut dapat mengundang rasa penasaran wisatawan untuk datang berkunjung.

- Advertisement -

Kehadiran pasar-pasar unik di Indonesia juga tak bisa dilepaskan dari keberagaman budaya yang dimiliki daerah tersebut. Baik itu dari sisi cara melakukan jual-beli, hingga lokasi pasar yang terbilang sangat unik. Belum lagi, beberapa pasar tradisional unik di Indonesia ini kerap menjual kebutuhan yang tidak biasa.

Daya tarik tersebutlah yang akhirnya menarik perhatian banyak wisatawan lokal maupun mancanegara untuk mengunjungi pasar-pasar unik yang ada di Indonesia secara langsung. Berikut adalah deretan pasar-pasar unik di Indonesia yang menarik didatangi:

- Advertisement -

Pasar Terapung Lok Baintan

Berbelanja ke pasar tradisional yang berada di pinggir jalan atau menawarkan pemandangan indah mungkin sudah biasa. Tapi, bagaimana kalau belanja dan bertransaksi dari atas perahu? Untuk merasakan sensasi belanja unik ini, kamu bisa mampir ke Pasar Terapung Lok Baintan, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Pasar Terapung yang ada sejak abad ke-18 ini berada di sepanjang pesisir aliran Sungai Martapura. Berbeda dengan pasar lainnya, Pasar Terapung Lok Baintan masih menggunakan sistem barter yang seakan mengajak kita untuk flashback ke masa lalu. Berkat keunikan tersebut, Pasar Terapung Lok Baintan dinobatkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia pada 2016.

Pasar Bisu

- Advertisement -

Kalau biasanya tawar-menawar dilakukan dengan berbicara langsung, Pasar Bisu justru berbeda. Sesuai dengan namanya, pasar unik di Sumatra Barat ini melakukan transaksi jual-beli menggunakan bahasa isyarat. Tapi, penting dipahami jika Pasar Bisu bukan berarti diisi oleh orang bisu, ya!

Nama “Pasar Bisu” didambil karena orang-orang masih menjalankan tradisi yang sudah dijalankan sejak turun-temurun, yakni berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat. Proses transaksi dan tawar-menawar dilakukan dengan Marosok atau berarti “Meraba”.

Jadi, antara penjual dan pembeli bersalaman dengan posisi tangan ditutupi kain sarung. Tujuannya untuk menjaga kerahasiaan harga agar tidak diketahui orang lain. O, iya, di Pasar Bisu hanya menjual hewan-hewan ternak, seperti sapi, kerbau, atau kambing.

Pasar Papringan

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Info Hari Ini

HOT NEWS

4,488FansSuka
6,727PengikutMengikuti
2,176PelangganBerlangganan

TERPOPULER

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img