InfoEkonomi.ID – PT BNI Life Insurance atau BNI Life memproyeksikan klaim asuransi kesehatan akan mengalami kenaikan di 2024. Mengingat, kondisi iklim Indonesia yang saat ini tengah tidak menentu.
“Selain itu, kenaikan klaim karena adanya kenaikan biaya berobat sebagai salah satu faktor yang dapat memengaruhi kenaikan klaim kesehatan,” kata Plt. Direktur Utama BNI Life Eben Eser Nainggolan yang dilansir dari Kontan, Senin (29/1).
Sebelumnya, Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) memprediksi klaim asuransi kesehatan di industri asuransi jiwa bisa tembus hingga Rp20 triliun sepanjang 2023. Hal itu disebabkan inflasi medis yang meningkat.
Untuk mengantisipasi kenaikan klaim asuransi kesehatan, Eben bilang, BNI Life akan melakukan mitigasi risiko melalui beberapa hal, yaitu lebih selektif atau penguatan dalam proses seleksi risiko (underwriting).
Lalu, meningkatkan pengelolaan klaim untuk menghindari indikasi klaim yang fraud, memonitor klaim rasio, dan aktif memberikan edukasi hidup sehat melalui kanal komunikasi yang dimiliki oleh perusahaan.
Eben menyampaikan sepanjang 2023, klaim asuransi kesehatan BNI Life tercatat sebesar lebih dari Rp 519 miliar. Adapun nilai itu mengalami peningkatan sekitar 46% secara Year on Year (YoY).































