InfoEkonomi.ID – PT Bank Mega Syariah menargetkan pertumbuhan syariah card mampu mencapai 25 ribu kartu, atau meningkat 150% dari tahun lalu yang berhasil menerbitkan 10 ribu kartu.
Langkah ini semakin memperkuat dukungan terhadap tren gaya hidup halal melalui kolaborasi dengan Visa untuk produk syariah card-nya.
Sharia Card Business Division Head Bank Mega Syariah Eva Dahlia, menyatakan bahwa sebagian besar transaksi nasabah kartu pembiayaan terfokus pada segmen e-commerce dan marketplace, yang mencakup hampir 50% dari total transaksi kartu pembiayaan. Selain itu, terdapat juga transaksi yang signifikan pada sektor groceries dan pakaian.
Langkah ini mencerminkan komitmen Bank Mega Syariah untuk terus mengembangkan portofolio produk syariahnya dan mendukung gaya hidup halal di kalangan nasabahnya. Dengan bekerjasama dengan Visa, bank berupaya memenuhi kebutuhan keuangan pelanggan yang semakin berkembang dalam lingkup ekonomi yang berbasis syariah.
“Kami masih optimis di syariah card, targetnya ada tambahan 25 ribu kartu tahun ini, akhir tahun lalu 10 ribu kartu, dan target dalam 10 tahun ada 1 juta kartu,” jelas Eva dilansir dari Investor Daily, Jumat (12/1/2024).
Adapun, sejak soft launching pada April 2023 hingga posisi akhir Desember 2023 volume transaksi kartu pembiayaan senilai Rp 60 miliar dari lebih 70 ribu transaksi kartu pembiayaan Mega Syariah. Mega Syariah juga bakal menggelar grand launching syariah card pada semester I-2024.
Untuk menjaring lebih banyak nasabah kartu pembiayaan, perseroan memperluas kerja sama dengan merchant. Eva melihat potensi bisnis kartu pembiayaan masih terbuka lebar, lantaran pemainnya yang masih sedikit. Oleh sebab itu, produk yang perlu dikembangkan adalah kartu pembiayaan syariah.
Menurut dia, karena saat ini salah satu cara bayar yang diminati oleh masyarakat dalam melakukan transaksi adalah berbasis pembiayaan melalui kartu kredit.
Namun, bagi masyarakat dengan preferensi gaya hidup halal masih memiliki keterbatasan dalam memilih produk kartu pembiayaan syariah, karena saat ini hanya sedikit bank syariah yang menyediakan produk ini.
Sebelumnya, pada saat peluncuran, Direktur Utama Bank Mega Syariah Yuwono Waluyo mengatakan bahwa produk ini dirilis sebagai strategi untuk mendukung pertumbuhan bisnis Bank Mega Syariah ke depan yang akan fokus di segmen retail. Bank Mega Syariah menargetkan untuk menerbitkan satu juta kartu dalam kurun waktu 10 tahun.
“Kami optimis dapat mencapai target satu juta kartu, karena besarnya potensi pasar dengan tren sharia life style sebagai target market kartu pembiayaan syariah di Indonesia,” ujar Yuwono.
Dengan menggunakan jaringan Visa, Syariah Card dapat digunakan di seluruh merchant dalam dan luar negeri yang berlogo Visa. Hal ini tentunya akan mendukung kebutuhan masyarakat dengan orientasi gaya hidup syariah, termasuk dari segmen Gen Z dan milenial. Terutama untuk kalangan yang melakukan perjalanan wisata religi/wisata halal maupun healing ke luar negeri.
Pemegang syariah card juga akan mendapatkan keistimewaan dan beragam promosi menarik di merchant CT Corp. Fitur contactless yang melekat pada kartu semakin memudahkan dan mempercepat transaksi hanya dengan melakukan tap ke perangkat EDC dengan keamanan yang tetap terjaga.































